Pada artikel ini akan menjelaskan cara membuat sumur bor manual yang aman dan efektif,

Sumur merupakan lubang atau liang yang digali ke dalam tanah dengan tujuan memperoleh air, minyak, ataupun sekadar ingin mengetahui keadaan tanah. dan juga harus menghasilkan air yang bersih sesuai PH air agar bisa untuk cara membuat es lilin.

Sumur tradisional biasanya digali dengan diameter lubang yang agak besar, lalu di dinding-dindingnya diberi tembok agar tanahnya tidak ambruk, longsor, atau berjatuhan. Dilengkapi katrol dan ember sebagai alat untuk mengambil air dari dalam sumur dan tergantung juga bagaiamana Tukang sumur membuat nya jika bingung memilih Tukang sumur, ahli sumur jogja siap melayani dengan sepenuh hati.

Penggunaannya pun biasanya manual, dalam artian ditarik langsung oleh manusia.

Tetapi hari ini sudah banyak sumur-sumur modern yang dibuat dengan teknik bor, maka dari itu dinamakan sumur bor.

Sumur bor tidak seperti sumur tradisional yang memakan banyak tempat. Sumur bor biasanya hanya sebesar pipa pralon saja, lalu airnya disedot dengan pompa air. Lebih otomatis, menghemat waktu dan tenaga.

Namun ada beberapa sumur bor yang tidak perlu dilengkapi pompa karena airnya sudah otomatis nyembur keluar. Namanya sumur bor artesis flowing.

Langkah-langkah Cara membuat sumur bor manual

1. Cari tempat yang akan dijadikan sumur, lalu cangkul permukaannya sampai sekira 60cm. Lalu isi air agar memudahkan pemasangan pipa bor

2. Pasang mesin penyedot air; satu lubangnya dipasang selang untuk menyedot, satu lubanynya lagi dipasang ke pipa besi/pipa bor untuk mengairi tanah supaya lebih gampang dibor

3. Benamkan pipa bor ke dalam tanah

4. Capit batang pipa bor dengan kunci monyet, lalu putar satu arah3

5. Setelah merasa cukup dalam dan sesuai dengan kedalaman yang diinginkan, selanjutnya pasang pipa secara berurutan dari yang paling besar sampai yang terkecil; gunanya untuk menopang tanah agar tidak ambruk

6. Hubungkan pipa dari dalam sumur bor ke pompa air

7. Air sumur bor sudah bisa dialirkan melalui kran

Mencari Sumber Air Tanah untuk Sumur Bor

Sumur bor airnya kecil? Sumur bor airnya keruh? Sumur bor bau?

Untuk meminimalisir masalah-masalah di atas, seorang ahli sumur bor harus memahami tentang struktur tanah dan lapisan-lapisannya.

Dengan demikian, menjadi tidak masalah melakukan pengeboran sumur di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah.

Menentukan sumber air tanah untuk sumur bor harus dilakukan dengan teknik yang tepat supaya air yang dihasilkan berkualitas baik.

Karena yang ada di lapangan, kegagalan sering terjadi; sumber air tidak ditemukan meskipun kedalaman sumur sudah mencapai 30 meter.

Pemilihan Lokasi Sumur yang Baik

Ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan dalam memilih lokasi untuk dibuat sumur

  1. Tidak berdekatan dengan wc, kamar mandi, toilet, atau saluran pembuangan lain agar tidak terjadi penyampuran antara sumber air dan air resapan dari pembuangan tadi
  2. Jarak antara sumur dan toilet sebaiknya (minimal) 5 meter jika lokasi yang digunakan untuk sumur tanahnya tanah liat; 7,5 meter jika tanahnya tanah berpasir.
  3. Hendaknya sumur bor dipasang pipa casing/pralon mulai dari permukaan tanah sampai ke ujung untuk menghindari resapan air yang bisa merusak kualitas air tanah.

Menentukan Lokasi Sumur Bor di Dataran Rendah

Di dataran rendah, kedalaman 4 sampai 10 meter kadangkala sudah mendapat sumber air yang melimpah. Namun harus dipastikan apakah struktur tanahnya sudah berpasir-cadas atau belum.

Kalau di kedalaman 4 sampai 10 meter tadi struktur tanahnya masih berlumpur, berarti kedalamannya harus ditambah sampai menemukan pasir atau cadas yang keras.

Semakin dalam sumur bor, berarti kita akan mengabaikan sumber air yang di atasnya (kalau belum menemukan pasir/cadas). Tetapi secara teknis, semakin dalam maka akan semakin bagus

karena kemungkinan tercampur dengan air resapan semakin berkurang dan tentu hal tersebut akan mengurangi resiko pencemaran air.

Salah satu cara untuk meminimalisir pencemaran air karena resapan ini, tadi sudah disebutkan di atas, bisa dengan memasang casing dari permukaan sampai ke kedalaman.

Menentukan Lokasi Sumur Bor di Dataran Tinggi

Secara singkat, sumur bor di daerah dataran tinggi akan memiliki kualitas yang lebih baik meskipun dengan kuantitas yang lebih sedikit dan Tukang Harus bisa bagaiamana Cara menentukan kedalaman air.

juga tingkat kesulitan untuk mendapatkannya seringkali terkendala oleh tingkat kedalaman yang terkadang sangat memakan biaya.

Pemasangan casing di sumur bor dataran tinggi lebih dimaksudkan untuk menjaga kekuatan tanah agar tidak ambruk dan tertimbun.

Jadi kesimpulannya, untuk mendapatkan sumber air bersih tidak ditentukan dari tingkat kedalaman sumur maupun debit yang melimpah.

Karena tidak jarang peneboran yang terlalu dalam justru kehilangan sumber air, karena sudah menembus lapisan tanah yang kosong.

Sehingga aliran air justru merembes ke dalam. Paling aman sebagai acuan adalah, mengenali lapisan tanah yang dicapai ketika membuat sumur bor dan tanah cadas, berbatu, atau pasir, biasanya memiliki sumber air yang baik.

Menentukan Titik Sumber Mata Air Tanah Menggunakan Garam

Garam ternyata bisa sangat berguna untuk menentukan titik sumber air. Caranya taburkan garam di lokasi tanah yang akan dibor pada malam hari.

Tutup rapat dengan kaleng atau baskom yang ditengkurapkan. Pastikan rapat.

Diamkan selama 7 hingga 8 jam.

Disarankan membuat uji coba di beberapa lokasi untuk memberikan pertimbangan mana yang lebih baik untuk dijadikan lokasi sumur bor.

Pagi harinya lihat garam yang semalam ditaburkan; potensi lokasi sumber air bersih dapat dilihat dari sisa garam yang ditaburkan. Semakin sedikit garam yang tersisa, di situlah titik yang paling potensial untuk memperoleh sumber air.

Demikian penjelasan cara membuat sumur bor manual yang aman dan efektif. Semoga bermanfaat bagi kalian dan selamat mencobanya Enjoy !!!