Menanam

Dalam kesempatan kali ini saya akan memberitau cara menanam kedelai yang mudah dan benar mari langsung saja kita simak dibawah ini.

Cara Menanam Kedelai

1. Pemilihan Lahan Tanam Kedelai

Tanaman kedelai ini merupakan tergolong tanaman yang bisa hidup didataran rendah hingga tinggi. Hanya saja ada juga beberapa kriteria tanah yang baik untuk menanam kedelai agar hasilnya nanti juga lebih optimal. Berikut adalah kriteria tanah untuk menanam kedelai :

  • Terpapar sinar matahari minimal 8 jam per hari
  • Tanahnya gembur
  • Dekat dengan sumber air guna pengairan
  • Memiliki pH tanah 5,5 – 7,5
  • Ketinggian tanah 2 – 900 m diatas permukaan laut
  • Agak jauh dari tepi pantai untuk menghindari aerosol air asin
  • Setelah anda menemukan lahan yang tepat dan memenuhi kriteria diatas, maka
  • selanjutnya anda bisa melakukan pengolahan lahan.

2. Penggemburan Tanah

Penggemburan lahanTanaman akan hidu dengan baik jika ditanam di tanah ynag gembur. Namun anda juga tak perlu khawatir jika saat kontur tanahnya didominasi tanah liat, maka anda bisa menggemburkannya terlebih dahulu.

Untuk menggemburkan lahan tanamnya, maka sebaiknya anda bisa menggunakan cangkul atau mesin traktor.

Khusus untuk lahan yang didominasi tanah liat, maka sebaiknya anda menggunakan mesin traktor agar peggemburan lebih maksimal. Dan untuk area persawahan, maka jika untuk menanam kedelai sebaiknya menunggu musim kemarau dengan membuat bedengan.

3. Pembentukan Bedengan Tanam Kedelai

Bedengan kedelaiBedegan ini ditujukan untuk memudahkan perawatan tanaman kedelai nantinya, terutama soal pengairan.Pada jenis tanah yang kering dan gembur, maka sebaiknya bedengan tak perlu dibuat terlalu tinggi.

Lebar bedengan yang ideal adalah sekitar kurang lebih 1,5 m dengan tinggi sekitar 5 cm di lahan kering dan bisa mencapai 30 cm dilahan basah.

Bedengan tidak perlu untuk ditutup plastik mulsa karena jarak tanam kedelai ini cukup dekat.
Jadi, bedengan sangat penting dalam penanaman kedelai.

4. Pemupukan Dasar Tanaman Kedelai

Teknik cara menanam kedelai yang selanjutnya adalah dengan memberikan pupuk dasar. Bedengan yang sudah dibentuk tadi sebaiknya lalu dilubangi beralur di permukaannya.

Anda bisa membuat sekitar 2 – 3 alur memanjang pada tiap bedengan guna diisi pupuk dasar. Bahan utama pupuk dasarnya adalah pupuk organik, pupuk buatan, insektisida tabur, fungisida dan kapur dulomit. Caranya adalah sebagai berikut :

  • Pupuk organik (pupuk kandang, pupuk kompos, butiran organik) di taburkan disepanjang alur lubang pupuk pada bedengan.
  • Setelah itu disusul pemberian pupuk buatan yakni TSP+ZA dengan perbandingan 2 : 1
  • Lanjutkan dengan cara taburan kapur dulomit dan insektiida taur serta fungisida.
  • Campur semuan pupuk dasar tadi menggunakn cangkul
  • Tutup pupuk dasar dengan tanah lalu ari bedengan agar pupuk cepat terurai
  • Diamkan dahulu sekitar 2 minggu
  • Setelah 2 minggu maka lahan siap untuk ditanami benih kedelai.

5. Penanaman Benih Kedelai

Bedengan di tajuk atau ditusuk dengan kayu sebesar lengan guna membuat lubang tanam. Lubang tanam ini lebih baik di atur jaraknya agar rapi seperti cara menanam bawang merah atau cara menanam jagung.

Jarak tanamnya adalah 25 x 40 cm. Untuk cara penanamannya sendiri adalah sebagai berikut :

  • Pilih benih kedelai unggunlan. Anda bisa mendapatkannya di toko pertanian.
  • Masukkan biji kedelai tersebut pada lubang yang sudah dibuat. Bisa 2-3 biji per lubang
  • Tutup kembali lubang dengan tanah
  • Lalu siram air bedengan setelah selesai penanaman agar biji cepat tumbuh.
  • Jika nanti bijinya sudah tumbuh, maka langkah selanjutnya adalah perawatan tanaman kedelai.

6. Pemeliharaan Tanaman Kedelai

Setelah biji kedelai yang ditanam tadi sudah tumbuh, maka kita harus siap untuk melakukan perawatan pada tanaman kedelai ini. Rangkaian pemeliharaan tanaman kedelai adalah sebagai berikut.

7. Pengairan

Karena tanaman kedelai ini tergolong sensitif terhadap kadar air tanah, maka anda jangan sampi terlambat mengairi atau malah terlalu sering.

Usahakan agar tanah selalu basah. Pengairan ini dapat dilakukan seminggu sekali pada musim kemarau dan lebih jarang pada musim penghujan. Gunakan mesin pompa air untuk memudahkan langkah pengairan pada bedengan.

8. Penyiangan

Pada beberapa tipe tanah misal tanah liat maka penyiangannya akan sangat minim karena rumput pun jarang tumbuh.

Tapi pada tipe tanah gembur dan kering maka rumput ini akan sangat cepat tumbuh. Penyiangan dapat dilakukan sebulan sekali. Tujuan penyiangan ini adalah untuk mencegah hilangnya nutrisi tanah karena dicuri oleh rumput.

9. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dilakukan pada 1 bulan pertama setelah tanaman tumbuh. Selanjutnya diulang setiap 2 mingggu. Caranya adalah dengan mengkocorkan larutan NPK pada tiap pangkal tanaman.

Cara membuat larutan NPK nya adalah dengan cara melarutkan 1 gelas NPK dengan 35 Liter air. Lalu kocorkan pada tiap tanaman secara merata. Harus diingat bahawa pemupukan susulan dilakukan setelah penyiangan agar nutrisi pupuk tidak dicuri rumput.

10. Penanggulangan Hama Tanaman Kedelai

Seperti tanaman budidaya pada umumnya yang selalu memiliki hama pengganggu maka begitu juga tanaman kedelai.

Ada banyak hama pengganggu tanaman kedelai yang bisa menurunkan produktivitas tanaman tersebut. Agar hasil panen anda selalu optimal, maka sebaiknya anda harus mengetahui jenis-jenis hama tanaman kedelai dan cara penanggulannya.

11. Panen Kedelai

Kedelai ini bisa anda panen dalam kondisi muda ataupun sudah tua. Kedelai yang hendak anda jual sebagai kedelai rebus, maka dapat dipanen saat kedeli masih hijau.

Sedangkan kedelai yang hendak akan dipanen bijinya secara kering, maka ditunggu hingga kulit buahnyamenjadi menguning kecoklatan. Setelah itu kedelai dipetik lalu dijemur lagi. Tanaman kedelai dapat dipanen tua saat umurnya sudah mencapai 3 bulan lebih setelah tanam.

Teknik memanen yang dianjurkan adalah menggunakan sabit lalu disabit bersama batangnya untuk kemudian di rempeli di rumah. Polong yang sudah dirempeli lalu kemudian dijemur agar pecah dan mengeluarkan bijinya sendiri.

Biji kedelai tersebut dapat anda simpan terlebih dahulu karena iji kedelai kering tergolong tahan lama untuk disimpan sebagaimana halnya jagung. Anda bisa menunggu kenaikan harga terlebih dahulu untuk menjualnya.