Hai teman teman apa kabar kalian? . Ketemu lagi nih sama aku , kali ini kita akan membahas tentang cara membuat briket serbuk kayu. Penasaran? simak sampai akhir artikel ini ya…

Serbuk kayu biasanya akan dibuang begitu saja dan tidak dimanfaatkan dan akan menimbulkan banyak masalah lingkungan. Namun saat ini serbuk kayu dapat dimanfaatkan dengan sangat baik untuk mengurangi masalah lingkungan yaitu dengan membuat briket dari bahan serbuk kayu. Pembuatan briket dari bahan serbuk kayu ini sangat mudah dengan bahan kayu yang mudah terbakar. Briket dari bahan serbuk kayu dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar memasak dan aneka kebutuhan lainnya juga. Briket serbuk kayu juga  dapat dihasilkan dari limbah gergaji yang bisa didapatkan dengan harga sangat terjangkau.

serbuk kayu

Bahan Pembuatan Briket Serbuk Kayu :

  • Serbuk kayu
  • Tempurung kelapa
  • Lem kanji

Peralatan :

  • Ayakan ukuran lolos 50 mesh dan 70 mesh
  • Oven
  • Cetakan briket

Proses Pembuatan :

  1. Pengarangan

Serbuk kayu yang sudah didapatkan dengan bahan tempurung kelapa ini dibakar agar menjadi arang.

  1. Pengayakan

Jika sudah menghasilkan arang yang halus maka lakukan pengayakan untuk menghasilkan tepung arang. Arang dari serbuk gergaji diayak dengan menggunakan saringan ukuran kelolosan 50 mesh serta arang tempurung kelapa ukuran kelolosan 70 mesh.

  1. Pencampuran

Arang serbuk gergaji serta tempurung kelapa yang sudah disaring selanjutnya dicampur dengan menggunakan perbandingan arang serbuk gergaji 90 % serta arang tempurung kelapa sebanyak 10 %. Ketika proses pencampuran ditambah dengan lem kanji sebanyak 2,5 % dari seluruh campuran arang tadi.

  1. Pencetakan briket arang

Jika bahan sudah dicampurkan dengan merata maka bahan arang bisa langsung dimasukkan ke dalam cetakan briket dan ditempa.  Jika sudah dicetak briket bisa langsung dikeringkan menggunakan oven pengering atau menjemurnya dibawah sinar matahari langsung.

Dengan memanfaatkan bahan seperti serbuk kayu dan mengolahnya menjadi briket merupakan salah satu cara efektif untuk mengurangi pencemaran lingkungan, selain itu juga bisa menghasilkan keuntungan lain berupa bahan bakar untuk kebutuhan memasak sehari – hari.

briket kayu

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki potensi di pengembangan energi terbarukan yang berupa energy biomassa dari briket tempurung kelapa. Briket ini merupakan hasil dari pengolahan limbah biomasa, diantaranya tempurung kelapa dan juga serbuk kayu. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh suhu, konsentrasi perekat dan komposisi bahan baku terhadap nilai kalor di briket. Bahan yang digunakan antaranya serbuk gergaji sengon, tempurung kelapa, tepung tapioka dan aquadest. Alat yang digunakan yaitu kiln drum, alat pengempa briket, bom kalorimeter, oven, alat screening. Variabel berubah dalam percobaan adalah komposisi bahan baku dan kadar perekatnya. Langkah penelitian dilakukan dengan pengarangan bahan baku, pencampuran komposisi bahan baku dengan variabel perekat, pencetakan dan pengempaan, uji coba nilai kalor, terakhir menganalisa data. Hasil pengujian nilai kalor briket bahwa semakin banyak komposisi bahan yang dimiliki kalor lebih tinggi maka nilai kalor  campuran briket juga akan semakin tinggi. Nilai kalor briket tidak memenuhi syarat untuk briket arang namun diantaranya memenuhi syarat standar nasional Indonesia. Penambahan perekat dalam  pembuatan briket tempurung kelapa ini dimaksudkan agar partikel arang yang saling berikatan dan tidak mudah hancur, namun penambahan perekat yang berlebih juga akan menurunkan kualitas briket, semakin tinggi kadar perekat maka nilai kalor akan semakin berkurang

Mungkin sekian yang dapat saya jelaskan semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi teman teman semua . Dan semoga materi yang ada dalam artikel dapat menjawab pertanyaan teman teman semua.