pada artikel kali ini saya akan menjelaskan resep masakan tempe goreng super crispy dengan mudah,praktis,dan enak. Namun tahukah kamu apa itu tempe ,dan juga apa saja kandungan dan mannfaat yang dimiliki makanan satu ini.

 

 

Definisi Tempe   

                  resep masakan tempe

Tempe adalah sebuah menu makanan yang tidak  asing di Indonesia. Hampir semua orang menyukai dan mengkonsumsi tempe.

Tidak hanya mudah untuk didapatkan dan harganya yang sangat terjangkau, tempe menjadi menu andalan bagi banyak orang karena praktis dan enak. Tak hanya itu, tempe juga mengandung banyak manfaat yang baik  untuk tubuh.

Tempe berasal dari kedelai utuh yang direndam, dimasak, dan dibiarkan berfermentasi. Kandungan protein yang terdapat pada tempe ini terbilang cukup tinggi.

Terdapat berbagai metode dalam pembuatan tempe.Namun, teknik pembuatan tempe di Indonesia secara umum terdiri dari berbagai tahapan yaitu perebusan, pengupasan, perendaman dan pengasaman, pencucian, inokulasi dengan ragi, pembungkusan, dan fermentasi.

Resep Masakan Tempe

resep masakan tempe

 

 1.Resep Masakan Tempe Goreng Crispy

Bahan-Bahan:

Tepung Pelapis Kering  :

  • Tepung Terigu Tinggi Protein : 1 Kg.
  • Tepung Maizena : 200 Gram
  • Baking Soda : 1 Sendok Teh
  • Kaldu Ayam : 2 Sendok Teh
  • Bawang Putih Lembut : 2 Sendok Teh
  • Garam : 1 Sendok T

 

 Tepung Pelapis Cair Tempe Goreng Super Crispy :

  • Air Dingin /Air Es : 500 cc
  • Tepung Terigu Tinggi Protein : 600 Gram
  • Tepung Maizena : 100 Gram
  • Susu Bubuk : 1 Sendok Makan
  • Kuning Telur : 2 Butir
  • Baking Soda : 1 Sendok Teh
  • Garam Halus : 1 Sendok Teh
  • Lada Bubuk : 1 Sendok The

Bahan – Bahan :

  • Tempe persegi panjang 2 buah
  • Bawang Putih Lembut : 2 Sendok Teh
  • Merica / Lada Bubuk : 3 Sendok Teh/secukupnya saja
  • Garam : 1 Sendok Teh
  • Minyak goreng : Secukupnya ( Lebih Banyak Lebih Baik )

Cara membuat Tempe Goreng Super Crispy :

  1. Untuk Pelapis cair :Campurkan tepung terigu tinggi protein, tepung maizena, susu bubuk, baking soda, lada halus, dan garam tadi.
  2. Kemudian di aduk sampai benar-benar tercampur dengan merata. Tambahkan juga air es atau air dingin dan kuning telur tadi secara perlahan sambil di aduk hingga tercampur dengan rata.
  3. Setelah Tercampur rata, simpan adonan pelapis cair ke dalam kulkas atau tempat lain yang bersuhu dingin.
  4. Untuk Pelapis Kering :Campurkan tepung terigu tinggi protein, tepung maizena, baking soda, garam, bawang putih lembut, dan kaldu ayam. Setelah itu, aduk sampai benar-benar tercampur dengan merata.
  5. Selanjutnya, bumbui potongan tempe dengan lada bubuk, garam, dan bawang putih lembut. Aduk rata. Diamkan selama kurang lebih 15 menit agar bumbu dapat meresap ke dalam tempe yang sudah dipotong-potong.
  6. Setelah Potongan tempe yang telah anda bumbui dan anda diamkan selama kurang lebih 15 menit. Langkah selanjutnya adalah, guling-gulingkan potongan tempe ke dalam pelapis kering hingga tempe terselimuti pelapis kering semua.
  7. Setelah itu masukan ke dalam adonan pelapis cair lalu diguling-gulingkan kembali ke dalam adonan pelapis yang kering sambil diremas-remas. Ulangi bila anda ingin tempe goreng yang ekstra renyah.
  8. Masukkan minyak pada Deep Fryer, kemudian nyalakan alat penggoreng dan jangan lupa untuk mengatur suhu penggoreng. Setelah alat penggoreng menunjukkan tanda suhu telah mencapai panas yang anda inginkan.
  9. Kemudian masukkan tempe tadi ke alat penggoreng dan tunggu hinga berwarna coklat keemasan lalu siap-siap anda mengangkat tempe Goreng Super Crispy tanpa mrmbutuhkan waktu yang lama.

Selain digoreng ternyata tmpe juga bisa dibuat pentol, resep pentol tempe goreng merupakan penemuan resep masakan tempe terbaru dan unik.

2. Resep Masakan  Tempe Oseng Pete

Bahan-Bahan:

  • 1 papan tempe semangit, cacah kecil
  • 5 terong lalap, belah lalu goreng
  • 50 gram teri goreng
  • 1 batang pete, kupas
  • 5 daun jeruk, dibuang tulangnya lalu iris tipis
  • 1 daun salam
  • 1 serai geprek
  • 2 cm lengkuas geprek
  • 10 cabai utuh
  • Garam
  • Gula merah
  • Kaldu bubuk secukupnya
  • Sedikit air
  • 35 cabai rawit
  • 3 cabai keriting
  • 5 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih

Cara Membuat Oseng Tempe Pete:

  1. Tumis bumbu yang di ulek tadi bersama dengan daun jeruk iris , daun salam, serai, dan juga lengkuas. Tambahkan juga garam, gula merah, dan kaldu secukupnya saja
  2. Setelah itu, masukkan pete, cabai utuh, tempe, semangit, dan sedikit air. Ungkep hingga matang
  3. Terakhir,masukkan terong dan juga teri goreng, aduk rata lalu masaklah sampai matang.

3. Resep Masakan Tempe Sambel Goreng

Bahan:

  • 15 buah cabai cabai
  • 2 cabai merah besar
  • 1 tomat
  • Jus jeruk nipis 1/2 sdm.
  • 2 kubus dengan udang, luka bakar
  • 3 cengkeh bawang putih
  • 5 pod bawang merah
  • Garam
  • Gula merah secukupnya, sisir
  • Gula putih keras

Cara Membuat Tempe Goreng:

  1. Fry Cayenne Pepper, Grand Chile Red, bawang putih, bawang merah dan tomat. Campuran.
  2. Tambahkan garam, gula merah, gula putih dan adonan terbakar atau dipanggang
  3. Campurkan saus cabai dengan mengaduk dan semua bahan dicampur secara merata
  4. Sambal siap dan tempe dapat diperlakukan di atasnya.

4. Resep Masakan Tempe Kuah Santan

Bahan:

  • Tempe (secukupnya)
  • Tahu
  • Wortel, tauge, terong

Rempah-Rempah:

  • Cayenne 5.
  • 4 Bibit bawang putih
  • 3 bIji bawang merah
  • Jinten
  • 3 biji bawang merah
  • 2 biji cabai merah
  • Gula
  • Tomat
  • Bayam
  • Santan
  • Garam
  • Rasa rasa cukup
  • Minyak lezat

Cara Membuat Tempe Kuah Santan:

  1. Lewati semua rempah-rempah hingga memasak
  2. Tuangkan air
  3. Masukkan bahan-bahan lain
  4. Tuangkan susu kelapa, hanya gelisah. Penyedap pintu masuk, garam, gula. Dan akhirnya tambahkan tomat.

5. Resep Sambal Pare Tempe Semangit

Bahan:

  • 1 pare, iris sesuai dengan rasa
  • 100 gram standar sedang, irisan dan rebus
  • 100 gram udang kecil, dikupas
  • Garam
  • Gula

Rempah-rempah:

  • 5 bawang merah
  • 2 cengkeh bawang putih
  • 2 butir kandil
  • 5 cabai merah keriting
  • Merica Red Cayenne

Cara Membuat Sambal Pare Tempe Semangit:

  1. Kencangkan angin dengan garam kecil lalu cuci
  2. Lewati rempah-rempah tipis. Tambahkan udang dan campur dengan baik
  3. Masukkan tempe dan kemudian tuangkan air yang cukup
  4. Tambahkan garam dan gula. Masak hingga sisa air kecil
  5. Masukkan pare, campur dengan baik. Masak sampai memasak.

6. Resep Masakan Tempe,Tahu,Dan Telur Bumbu Bali

 

Bahan:

  • 4 butir telur
  • 200 gr Tofu dan tempe, potong-potong
  • 3 daun oranye
  • 1 Lemongrass Stick, Spread
  • Jahe 2 cm, taburi
  • 3 Cm Galangal, taburi
  • 1 sendok makan gula batu coklat
  • 1 tomat (ukuran kecil), potong-potong
  • Air asam asam secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Air secukupnya
  • Minyak untuk digoreng dan dilewati

Rempah-rempah:

  • Sekitar 15 cabai merah
  • Cabe rawit
  • 10 bawang merah
  • 5 cengkeh bawang putih

Cara Membuat Tahu,Tempe,Dan Telur Bumbu Bali:

  1. Minyak pemanas, telur goreng dengan lambung ke kulit, tahu dan tempera setengah matang, angkat dan tiriskan
  2. Lewati rempah-rempah untuk parfum daun oranye, lemongrass, jahe, lengkuas, air asam dan tali kabel kabel
  3. Masukkan air, tunggu sampai mendidih, lalu tambahkan Telur Tempe Tahu, kecap dan garam, campur dengan baik, lalu masak sampai air menyempit dan rempah-rempah direndam..
  4. Sajikan dengan nasi panas.

 

Kandungan Nutrisi Tempe

resep masakan tempe

Berdasarkan Pada Data Komposisi Pangan Indonesia (DKPI), sepotong penyajian tempe Anda bisa mendapatkan kandungan nutrisi, seperti:

  • Air: 55,2 g
  • Kalori: 202 kkal
  • Protein: 20,7 g
  • Lemak: 8,8 g
  • Karbohidrat: 13,5 g
  • Serat: 1,4 g
  • Kalsium: 155 mg
  • Fosfor: 326 mg
  • Zat besi: 4,0 mg
  • Natrium: 9 mg
  • Kalium: 234 mg
  • Tembaga: 0,57 mg
  • Seng: 1,7 mg
  • Beta karoten: 0,0 mmg
  • Thiamin: 0,19 mg
  • Riboflavin: 0,59 mg
  • Niacin: 4,9 mg

Cara Memilih Kedelai Yang Baik Untuk Tempe

1. Kuning Merata agak kecoklatan

Kedelai yang digunakan di dalam pembuatan tempe adalah yang warnanya kuning merata dan agak bercorak kecoklatan. Untuk kedelainya sendiri disamping warna kuning kecoklatan ada juga yang warnanya hitam legam, dengan bentuk yang lebih kecil dibandingkan kedelai kuning. Kedelai hitam biasanya dijadikan bahan baku pembuatan kecap.

2. Bulat

Ciri kedelai selanjutnya adalah pada bentuknya yang bulat. Untuk kedelai dengan bentuk yang agak pipih biasanya jarang untuk digunakan karena agak lunak dan tidak mudah berkembang jadi biasanya yang digunakan untuk membuat tempe hanya yang bentuknya bulat.

3. Kering

Kedelai yang basah akan menghasilkan tempe yang kualitasnya berbeda dengan kedelai yang kering saat memulai tahap pencucian.

Kedelai yang basah bila dicuci dan di rendam akan mudah busuk yang nantinya berimbas pada rasa tempe yang kurang lezat. Untuk itu harus dipastikan kedelai yang akan digunakan telah benar-benar bersih dan kering.

Bila masih kurang kering jemurlah lagi pada tampah yang bersih agar saat nantinya direndam dan rebus air tetap jernih dan kedelai tetap utuh.

4. Cukup Tua

Kedelai yang memiliki kualitas yang bagus adalah kedelai yang sudah cukup umur saat dipanen. Dengan demikian tempe tidak akan terasa pahit dikala menyantapnya.

Kedelai muda pasti akan menghasilkan tempe yang pahit dan kapang dan tidak akan tumbuh dengan sempurna. Untuk itu selalu pastikanlah saat akan membuat tempe, kedelai cukup tua. Biasanya ditandai dengan kulitnya yang mulus, tidak berkeriput, padat.

Sedangkan untuk yang muda kulit tidak rata, bergelombang atau agak keriput dan tidak padat. Nilai gizi yang terkandung dalam kedelai muda tidak sama alias berbeda dengan nilai gizi kedelai yang sudah cukup umur.

5. Padat

Salah satu ciri kedelai yang baik adalah teksturnya yang padat. Setelah merebus kedelai, biasanya kedelai yang terapung akan dibuang karena kualitasnya yang kurang baik untuk digunakan sebagai tempe.

Ada beberapa penyebab yang membuat kedelai  kurang berkualitas salah satunya mungkin telah dimakan oleh sejenis semut atau kedelai yang telah dipanen sebelum waktunya

Jadi kurang baik digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan tempe. Kedelai yang terapung dan dibuang bersama dengan kulit kacang kedelai.

Limbah tersebut masih dapat untuk digunakan sebagai olahan makanan tambahan untuk sapi, sementara air untuk merebus kedelai bisa digunakan sebagai air minuman yang bervitamin bagi para sapi.

 Manfaat Tempe 

1.Membangun dan memperbaiki sel tubuh yang rusak

 

Kandungan protein yang terdapat pada tempe setara dengan yang terdapat dalam daging. Protein nabati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan ini juga dianggap dapat menurunkan risiko terkenanya penyakit diabetes, penyakit jantung, dan menjaga berat badan Anda.

Secara umum, protein sangat dibutuhkan bagi tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan atau sel tubuh yang rusak supaya dapat bekerja dengan baik.

Kandungan nutrisi yang terkandung dalam tempe sudah terbukti kualitasnya jauh lebih baik dari pada kedelai, karena kadar protein yang larut dalam air akan meningkatkan aktivitas enzim proteolitik.

Enzim proteolitik atau protease ini mempunyai fungsi untuk memecahkan rantai panjang pada protein menjadi zat yang dapat dicerna bagi tubuh.

Dikutip dari jurnal Biomolecules, enzim ini juga dapat membantu dalam fungsi pembelahan sel, pembekuan darah, sistem imunitas tubuh, dan fungsi vital yang lainnya.

Selain itu, pada tempe juga terkandung lemak yang lebih sedikit, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, besi, tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, piridoksin, biotin, vitamin B12, serta retinol yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan sepotong daging.

2.Menurunkan risiko osteoporosis

Manfaat dari kandungan kalsium dan fosfor pada tempe sangat penting bagi pertumbuhan tulang dan gigi, terutama pada usia kanak-kanak. Konsumsi 100 gram tempe saja mampu memenuhi 15 persen kebutuhan kalsium dan 65 persen kebutuhan dari fosfor harian pada kanak-kanak usia 7-9 tahun, sesuai dengan angka kecukupan gizi (AKG) pada Permenkes No. 28 tahun 2019.

Di samping itu, asupan kalsium dan fosfor juga bisa mencegah osteoporosis pada wanita yang sudah mengalami menopause.

Peneliti asal Kuala Lumpur, Malaysia dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition, mengemukakan hal yang menakjubkan ini dari kandungan kalsium yang terdapat pada tempe.

Penelitian ini menyatakan bahwa penyerapan kalsium dari tempe tidak berbeda jauh dengan penyerapan kalsium dari susu sapi.

Untuk mendapatkan nutrisi yang sama dengan segelas susu, Anda hanya harus mengonsumsi empat sampai 5 potong tempe.

Hal ini tentu sangat bermanfaat, terlebih bagi para kalangan yang memiliki kebiasaan konsumsi susu rendah.

3.Mencegah anemia

Salah satu kandungan yang tidak kalah penting pada tempe yang bermanfaat mencegah anemia atau kurang darah adalah vitamin B12. Vitamin B12 berfungsi untuk membantu tubuh dalam memproduksi sel darah merah.

Secara alami, vitamin ini dapat bisa  ditemukan pada sebuah daging, ikan, telur, dan susu, yang mana hal ini tentu tidak cocok untuk para vegetarian, kan?

Tahukah kalian, per 100 g tempe mengandung sekitar 1,7 mikrogram dan vitamin B12 yang menjadikan pangan nabati ini satu-satunya sumber vitamin B12 yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Kandungan ini bahkan cukup untuk memenuhi 42 persen kebutuhan vitamin B12 setiap harinya.

Dengan begitu para vegetarian dan vegan tidak perlu takut untuk kehilangan vitamin B12 pada asupan makananan sehari-harinya.

Kekurangan vitamin B12 dalam tubuh dapat menyebabkan gejala, seperti pusing, lemas, lelah, kulit pucat, keseimbangan tubuh yang menurun, dan mood yang labil.

4.Menangkal reaksi radikal bebas

 

Tidak hanya mempunyai kandungan nutrisi yang bisat memenuhi kebutuhan tubuh sehari-hari, tempe juga mengandung zat antioksidan dalam bentuk isoflavon yang sangat dibutuhkan bagi tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas.

Salah satu efek negatif dari radikal bebas adalah penuaan dini. Kalian dapat juga menghambat kondisi ini dengan mengonsumsi rutin makanan yang mengandung antioksidan, salah satunya tempe. Dalam seporsi tempe, terkandung sekitar 10-38 miligram isoflavon yang memiliki berbagai manfaat.

Penelitian yang dilakukan oleh University of North Carolina membuktikan bahwa senyawa antioksidan pada tempe bisa membantu pencegahan kanker prostat dan payudara.

Selain itu, kandungan ini juga dapat menurunkan risiko pada masalah kesehatan jantung.

5.Membantu menurunkan berat badan

Berbekal kandungan sekitar 20,8 g protein di tiap 100 g penyajiannya, tempe tidak hanya bermanfaat bagi para vegetarian dan vegan. Kandungan protein ini juga cocok untuk orang-orang yang sedang dalam usaha untuk menurunkan berat badan, terutama dalam menjalani diet tinggi protein.

Sebuah studi yang dikeluarkan oleh The American Journal of Clinical Nutrition membuktikan bahwa diet tinggi protein berbasis kedelai memiliki efektivitas yang sama dengan yang dimiliki daging atau produk hewani lainnya.

Selain mampu mengurangi berat badan, diet ini juga dapat menurunkan rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang.

Penelitian lain juga menunjukkan diet kaya protein ini bisa merangsang thermogenesis, yang mampu membantu tubuh untuk membakar lebih banyak kalori setelah makan.

Selain untuk para orang dewasa, tempe juga dapat dikonsumsi bagi para bayi sebagai makanan pendamping asi.

 

Itulah penjelasan saya tentang resep masakan dengan bahan dasar tempe yang enak,mudah,dan praktis .samapai jumpa di artikel saya yang selanjutnya.