Cara Merawat Timun di Musim Kemarau- memiliki nama lain cucumis sativus L., merupakan tanaman yang termasuk suku labu-labuan (Cucurbitaceae). Buah atau sayuran mentimun tersebtu berasal dari daerah pegunungan Himalaya, di India Utara.

Cara Merawat Timun di Musim Kemarau- memiliki banyak varietas tapi pada umumnya mentimun sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Mentimun biasanya di konsumsi sebagai lalapan, pelengkap menu makanan. Namun belum banyak orang yang tahu bahwa mengkonsumsi mentimun memiliki manfaat untuk kesehatan :
1. Memperlancar pencernaan
2. Mengontrol tekanan darah tinggi
3. Baik untuk kesehatan kulit
4. Meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah dehidrasi
5. Menjaga kesehatan gigi dan gusi
6. Kesehatan ginjal
7. Menurunkan kadar gula dalam darah
8. Menurunkan kadar kolesterol
9. Menjaga kesehatan mata
10. Mencegah kanker

  • Persyaratan Tumbuh

Tanaman mentimun dapat dibudidayakan pada ketinggian 200 sampai 800 m dpl, dengan ketinggian optimal 400 m dpl. Dan tekstur tanah yang cocok untuk budidaya mentimun ialah yang berkadar liat rendah dengan pH 6 sampai 7.

  • Budidaya Mentimun

1. Perkecambahan Benih
Perkecambahan dapat dilakukan di bak berukuran 10 cm x 50 cm x 50 cm. Dengan Bak diisi pasir yang sudah diayak dengan tinggi 7 sampai8 cm, dan diatas pasir dibuat alur tanam berkedalaman 1 cm dengan jarak antar alur 5 cm, panjang alur sesuai panjang bak, dan jangan lupa untuk memberi lubang-lubang kecil berdiameter 0,5 cm untuk peresapan air pada bagian bawah bak. Persemaian mentimun dilakuan denga cara menebar benih mentimun dalam alur tanam secara rapat dan merata, kemudian ditutup dengan pasir dan disiram air hingga tanah lembab.

2. Persemaian
Benih mentimun yang sudah berkecambah akan di pindahkan di polibag untuk di semaikan, letakkan benih mentimun di tempat yang terlindung dari sinar matahari dan hujan.

3. Pengolahan Lahan
Tanah diolah dengan mencampur pupuk kandang dengan dosis 10 sampai 20 ton atau ha. Jarak antar bedengan 30 cm.

5. Pemupukan
Pupuk yang digunakan ialah pupuk Urea (225 kg per ha), ZA (150 kg per ha), KCl (525 kg per ha), dan pupuk kandang (1,5 sampai 2 kg per tanaman). Pemupukan dapat dilakukan dua kali yani setengah dosis sebelum tanam dan setengah dosis pada saat tanaman berumur 30 hari. Pupuk ditempatkan pada 4 lubang yang dibuat dengan jarak dari batang utama tanaman 10 sampai 15 cm disekeliling tanaman. Lubang pemupukan berdiameter 30 sampai 60 mm dengan kedalaman 3 sampai 4 cm.

6. Pemeliharaan
• Pemasangan mulsa rambatan sebaiknya dibuat mulai 4 sampai 5 hari setelah bibit ditanam. Untuk bentuk rambatan dapat dipilih dengan mempertimbangan kesehatan tanaman, kemudahan pemeliharan, juga segi kemudahan mendapatkan bahan untuk rambatan.
• Perompesan dapat dilakukan pada bunga, daun maupun cabang air. Pembuangan bunga dilakukan pada bunga yang tumbuh sampai ruas ketiga dari bawah, bunga jantan, dan apabila ada bunga lebih dari satu pada suatu buku, maka dipilih satu bunga sehat saja untuk dibiarkan tumbuh. Pembuangan daun dilakukan pada daun tua yang terletak dekat permukaan tanah dan saat tanaman mentimun sudah berumur 1,5 sampai 2 bulan.
• Pengairan sangat diperlukan terutama pada tanaman mentimun yang ditanam pada saat musim kemarau.
• Penyiangan ini dilakukan pada gulma, kara pertumbuhan gulma dapat menimbulkan persaingan dalam mendapatkan hara bagi tanaman mentimun.

7. Hama dan Penyakit Tanaman Mentimun
Hama yang menggangu tanam mentimun ialah lalat buah dengan meletakan telurnya di permukaan bakal buah mentimun, lalu telur akan menetas dan larvanya masuk ke dalam buah. Sedangkan penyakit yang menyerang timun ialah embun tepung. Penyakit ini biasanya menyerang daun tanaman timun. Panen mentimun dapat dilakukan setelah tanaman berumur 6 sampai 8 minggu.

8. Panen dan Pascapanen
Panen pertama mentimun dapat dilakukan setelah tanaman berumur ± 75 sampai 85 hari. Masa panen dapat berlangsung 1 sampai 1,5 bulan. Pemanenan dapat dilakukan setiap hari, umumnya dibolehkan untuk 1 sampai 2 buah sampai tanaman setiap kali petik. Produksi buah mentimun mencapai 12 sampai 300 ton per ha. Buah mentimun yang layak untuk dipetik ialah buah yang sudah matang penuh dengan warna yang seragam mulai dari ujung hingga ujung buah dan mencapai panjang yang optimal sesuai dengan jenisnya.

By Ira Pradanawati

Saya adalah seorang penulis di yentit.com yang sangat tertarik pada perkembangan teknologi, khususnya di bidang IT. Saya juga senang memperluas pengetahuan saya dan berbagi informasi terkait bisnis serta berbagai tips terbaru.