Kacang panjang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi.
cara tanam kacang panjang yang baik dan benar-
Untuk mendapat hasil yang optimal sebenarnya tidak terlalu sulit. Yang terpenting disini adalah bagaimana Anda cara menanam dan merawat tanaman kacang panjang supaya mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan.
1. Persiapkan Lahan
Ini adalah hal pertama yang harus Anda persiapkan, terutama apabila Anda tidak hanya menanam 1 jenis tanaman pada lahan yang akan ditanami kacang panjang.
Apabila sebelumnya sudah digunakan sebagai lahan tanaman lain:
Apabila memulai dari awal:
- Anda bisa menggemburkan tanah dengan cara mencangkul atau traktor.
- Setelah selesai Anda bisa membuat bedengan.
2. Beri pupuk
Kalau Anda menggunakan tanah yang sebelumnya sudah digunakan sebagai lahan tanaman lain, Anda tidak perlu menggunakan pupuk dasar, karena tanaman kacang panjang akan menyerap sisa sisa pupuk dari masa tanam sebelumnya.
Namun apabila Anda memulainya dari awal, maka Anda bisa menggunakan pupuk kandang yang ditambahkan dengan campuran pupuk Phonska, kalsium bubuk dan juga insektisida.
Penggunaan pupuk dasar ini dimaksudkan agar dapat mencegah serangan larva uret yang biasanya menyerang tanah bedengan. Kalau semua tahapan pemupukan sudah selesai, tutup bedengan menggunakan mulsa untuk mengantisipasi tumbuhnya gulma yang biasa tumbuh pada bedegan dan mengakibatkan tanaman kekurangan nutrisi.
3. Tanam benih
Setelah selesai membuat bedengan, Anda bisa membuat lubang tanam dengan kedalaman kurang lebih 5cm. Supaya bisa mendapatkan hasil sesuai dengan yang diinginkan, Anda sebaiknya membeli benih hibrida unggulan di toko pertanian.
Dengan menggunakan benih jenis ini, Anda tidak perlu lagi menyemai benih dan bisa langsung merendamnya di dalam 1 liter air yang sudah tercampur dengan zpt auxin sebanyak 10 tetes, supaya pertumbuhan bisa lebih optimal.
Biasanya benih mulai tumbuh di 2 sampai 4 hari setelah ditanam.
Kalau Anda menggunakan tanah yang sudah dipergunakan pada masa tanam sebelumnya, Anda tinggal memasukkan benih ke dalam lubang bekas tanaman sebelumnya dan tunggu 2 sampai 4 hari hingga benih mulai tumbuh.
4. Pasang Ajir
Ajir ini sendiri berfungsi sebagai area rambatan kacang panjang sehingga kacang panjang nantinya akan menggantung sehingga mempermudah perawatan dan pemanenan.
5. Berikan Pupuk Susulan
Pupuk yang sebaiknya digunakan pada musim hujan ini adalah pupuk MKP yang tidak memiliki kandungan nitrogen, selain itu Anda bisa juga melakukan penyemprotan pupuk mikro tanpa kandungan nitrogen seperti Primarin-B.
Jadi ini bisa mengakibatkan serangan jamur akibat kelebihan kadar nitrogen. Hanya gunakan pupuk daun apabila benar benar diperlukan saja.
Apabila Anda menanam pada musim kemarau, maka Anda bisa menggunakan NPK 16-16-16 supaya pertumbuhan lebih optimal.
Pemupukan bisa dilakukan setelah tanaman mulai merambat pada ajir, dengan interval 10 hari sekali. Sementara penggunaan pupuk mikro pada daun bisa dilakukan dengan interval 7 hari sekali.
6. Lakukan Penyiangan
Karena pada masa ini rumput akan tumbuh lebih subur dari biasanya dan bisa menjadi tempat bersembunyi hama tanaman yang bisa merusak tanaman kacang panjang.
Untuk mengantisipasinya, Anda bisa melakukan dua langkah, yaitu:
- Melakukan penyiangan
- Menggunakan herbisida
Anda bisa menggunakan insektisida berbahan aktif metomil atau deltametrin. Penyemprotan dilakukan pada sore hari, hindari menyemprot pada pagi dan siang hari karena ulat cenderung bersembunyi pada masa ini.
7. Panen
Setelah 50 sampai 60 hari setelah penanaman, Anda sudah bisa memanen kacang panjang. Anda bisa memilih kacang yang belum terlalu tua untuk dipanen.
Pada umumnya panen bisa dilakukan setiap hari, bahkan apabila cuaca mendukung produktivitas, Anda bisa melakukan panen setiap pagi dan sore hari.
Tidak sulit bukan membudidayakan kacang panjang? Dengan menerapkan panduan cara menanam kacang panjang dari kami ini, pasti Anda juga bisa melakukan budidaya kacang panjang Anda sendiri.
Yang terpenting dari semuanya adalah pembuatan ajir yang sangat kokoh supaya tanaman kacang panjang bisa berdiri kokoh saat hujan dan angin menerjang.