Pada kesempatan kali ini saya akan membuat artikel pendek mengenai penjelasan dan contoh mengenai tanaman penghasil minyak dan lemak. Berikut penjelasannya :
Minyak dan Lemak
Minyak dan lemak merupakan senyawa trigliserida dan gliserol. Dalam pembentukannya, trigliserida adalah hasil proses kondensasi satu molekul gliserol dan tiga molekul asam lemak (umumnya ketiga asam lemak tersebut berbeda-beda), yang membentuk satu molekul trigliserida dan satu molekul air.
10 Tanaman Penghasil Minyak dan Lemak
Dalam hal ini ada beberapa tanaman yang menghasilkan minyak dan lemak, tapi dalam pembahasan ini admin akan membahas 10 jenis tumbuhan saja. Diantaranya kenari, ketapang, nyatoh dll.
1.Kenari
Kenari adalah tanaman yang habitatnya banyak tumbuh di wilayah Asia Tenggara terutama Indonesia, Malaysia dan Filipina. Pohon kenari di wilayah Indonesia ada diMaluku, Flores, Medan dan beberapa daerah lainnya sebagai pohon peneduh di pinggir jalan.
Pohon Kenari mempunyai banyak kegunaan diantaranya, sebagai bahan pewangi sabun secara tradisional dari getah putih kulit batang pohon kenari. Pohon kenari bisa menghasilkan minyak resin yang dapat digunakan untuk pembersih rambut, bahan pembuatan dupa, dan obat gosok untuk mengobati gatal-gatal. Pohon kenari bisa juga dimanfaatkan untuk bahan plaster farmasi dan slep serta pelapis akhir dalam varnishing kayu melalui getah kenari.
2.Ketapang
Ketapang memiliki biji yang mengandung minyak dan dapat dimakan dengan rasa mirip dengan kacang almond dan memiliki potensi menggantingkan biji almond sebagai bahan pembuat kue. Minyak biji ketapang ini memiliki warna kuning dengan kandungan asam-asam lemak seperti palmitat, asam oleat, asam linoleat, asam stearat, asam miristat, dan berbagai asam amino.
Pohon ketapang pada bagian daunnya bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan sebagai obat rematik. Dan bagian kulit batangnya bisa dimanfaatkan sebagai penyamak kulit, sebagai astrigen pada disentri dan sariawan.
3.Nyatoh
Nyatoh merupakan tanaman yang habitatnya tumbuh di daerah Jawa, Kalimantan dan Bali. Pohon Nyatoh bisa menghasilkan minyak yang dimanfaatkan sebagai minyak bakar seperti memasak dan bahan bakar lampu minyak untuk penerangan.
4.Kemiri
Kemiri adalah tanaman yang memiliki biji mengandung minyak 60%. Minyak kemiri biasa digunakan untuk mengawetkan kayu, bahan cat dan permis. Pohon kemiri ini juga bisa digunakan sebagai obat sakit kepala dan gononorhea oleh masyarakat di Sumatera.
5.Kelor
Kelor adalah tanaman yang habitatnya di daerah tropis, yang paling banyak terdapat pada daerah Aceh, Kalimantan, Makassar dan Kupang. Pohon kelo ini bisa berbuah berumur 1 tahun setelah penanaman dan umur 3 tahun pohon ini dapat menghasilkan 400-600 polong/tahun.

Pohon kelor dapat menghasilkan minyak dari bijinya dengan rendemen berkisar antara 21,38%-35,83%. Minyak kelor ini bisa digunakan sebagai minyak nabati, sebagai pejernih air dengan cara menumbuk biji menjadi serbuk dan memanfaatkan keunggulan alami pengolahan air bersih.
6.Buah Merah
Buah merah merupakan tanaman yang berasal dari Papua, tersebar di daerah Baliem, Wamena, Talikora, pengunungan Bintang, Yukimo, Jayapura, Sorong dan Manokwari. Tanaman ini terdapat 3 jenis buah merah yang unggul yaitu, mbarugun, maler, dan magari.
Tumbuhan ini menghasikan minyak lemak hingga 51 % per berat kernel dari daging biji buah. Minyak buah merah ini bisa dimanfaatkan sebagai obat, makanan suplemen dan pewarna alami.
7.Bintaro
Bintaro merupakan tanaman tropis yang terdapat didaerah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Maluku. Tumbuhan ini mempunyai nama daerah masing-masing ditiap daerah yaitu, kanyeri putih (Bali), bilutasi (Timor), wabo (Ambon), Bintan (Melayu), dan lambuto (Makasar).
Tumbuhan Bintaro ini dapat menghasilkan minyak dengan kadar yang tinggi yaitu, 54,33% melalui bijinya yang dapat dimanfaatkan sebagai potensi yang cukup baik untuk biodisel. Pengambilan buah bintaro disaranakan pada buah tua untuk mengurangi efek racun dari getahnya.
8.Balam
Balam merupakan tanaman yang terdapat di daerah Sumatera dan Kalimantan Timur. Balam dapat menghasilkan minyak lemak 30-45% melalui bijinya yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar obor.
9.Lena
Lena merupakan tanaman yang tersebar didaerah Jawa, Madura, dan Sulawesi Selatan. Tumbuhan ini dapat menghasilkan kadar minyak 56,10% pada potensi 1-1.6 ton/ha dengan umur 90-100 hari melalui bijinya yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan dengan kandungan minyak 35-63%, sebagai obat sakit batuk, dan sebagai obat sakit kepala. Minyak Lena bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk industri plastik, margarin, sabun, kosmetik dan pestisida.
10.Makadamia
Makadamia merupakan tanaman yang tersebar diwilayah Sulawesi Tengah dan Sumatera Utara. Di Sulawesi, tanaman ini dikenal dengan istilah perande, tinapu, kayu balomatao, dan kanjole.
Tumbuhan ini menghasilkan minyak lemak 70% melalui kacangnya atau bijinya yang digunakan sebagai terapi alami pemulihan orang yang kecanduan alkohol, pemulihaan gangguan hati, gangguan anemia dan membersihkan saluran pembuluh nadi jantung.
Nah itu dia penjelasan sedikit mengenai tanaman penghasil minyak dan lemak yang bisa saya berikan semoga bermanfaat bagi kalian, sekian terimakasih
Saya merupakan penulis di yentit.com yang sangat antusias terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam dunia IT. Saya juga senang untuk terus belajar dan berbagi informasi tentang bisnis serta berbagai tips terbaru.