Cara Mengatasi Kulit Terbakar Sinar Matahari

Musim kemarau telah tiba, panas terik terkadang bisa membuat kulit Anda mengalami sunburn. Untungnya, ada beberapa cara mengatasi sengatan matahari secara alami dan cepat. Ini dapat mendinginkan rasa sakit, gatal, dan kulit mengelupas yang disebabkan oleh sengatan matahari.

Saat beraktivitas di luar, tubuh manusia akan terpapar berbagai hal, seperti polusi hingga sinar ultraviolet dari matahari. Meski memakai pakaian yang tertutup rapat, ternyata sinar UVA dan UVB dapat dengan mudah menembus kulit manusia.

Padahal sinar matahari memiliki fungsi untuk merangsang produksi vitamin D, namun paparan sinar matahari yang terlalu lama justru bisa berakibat fatal bagi kesehatan kulit manusia. Sebut saja penuaan dini, kanker kulit, hingga sengatan matahari atau biasa disebut sunburn. Terlalu lama beraktivitas di bawah sinar matahari memang bisa membuat kulit terbakar atau sunburn. Akibatnya, kulit yang terbakar matahari menjadi gosong dan kehilangan kekenyalannya.

Kulit terbakar sinar matahari atau sunburn adalah kondisi yang disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman yang ditandai dengan kulit kemerahan, bengkak, dan terasa perih.

Meskipun penting bagi kehidupan manusia, paparan sinar matahari dapat menyebabkan sengatan matahari atau sunburn. Namun, jangan khawatir, ada beberapa cara mengatasi kulit terbakar sinar matahari secara alami yang bisa Anda coba di rumah. Di bawah ini adalah berbagai cara mengatasi sunburn yang efektif untuk Anda.

Cara Mengatasi Kulit Terbakar Sinar Matahari

  1. Kompres dingin

Salah satu cara yang paling praktis adalah mengompres area yang terbakar sinar matahari menggunakan air dingin atau es. Kompres air dingin adalah pertolongan pertama bagi Anda yang mengalami sengatan matahari.

Pertama, basahi handuk atau kain bersih dengan air dingin dan tempelkan pada kulit yang terkena selama beberapa menit. Saat menggunakan es batu, jangan langsung menempelkan es ke kulit, tetapi tutupi dengan kain untuk mencegah iritasi.

  1. Mandi

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa tidak nyaman akibat kulit terbakar matahari adalah dengan mandi. Begitu sampai di rumah, langsung mandi dengan air dingin. Gunakan sabun ringan yang dibuat untuk kulit sensitif. Anda juga bisa menambahkan soda kue ke dalam air yang Anda gunakan untuk mandi. Setelah itu, keringkan tubuh dengan cara ditepuk-tepuk hingga kering, namun tetap menyisakan sedikit air di kulit.

  1. Gunakan pelembab

Dengan sisa air, oleskan produk pelembab ke kulit Anda. Gunakan losion pelembab yang berbahan ringan dan tidak berbahan minyak atau petroleum karena justru dapat memperparah sengatan matahari.

Sebaliknya, pilih pelembap yang mengandung lidah buaya atau kedelai untuk membantu menenangkan luka bakar. Jika ada beberapa area yang terasa perih, Anda dapat membeli krim hidrokortison tanpa resep dokter. Hindari produk yang mengandung bahan berakhiran -kain, seperti benzokain, karena dapat menyebabkan reaksi alergi dan iritasi kulit.

  1. Minum banyak air

Luka bakar akan menarik cairan ke permukaan kulit, sehingga tubuh mengalami dehidrasi. Air dapat mengisi kembali cairan yang dibutuhkan oleh kulit agar tidak mengalami dehidrasi. Jadi, minumlah air secara teratur untuk mengurangi risikonya.

  1. Minum obat

Terkadang, sengatan matahari dapat menyebabkan sensasi perih yang tidak nyaman pada kulit dan bahkan dapat menyebabkan pembengkakan. Jika rasa perih akibat sengatan matahari tidak tertahankan, minumlah obat pereda nyeri.

Mengonsumsi obat antiinflamasi seperti ibuprofen, naproxen, atau aspirin dapat mengurangi nyeri dan peradangan. Anda bisa menggunakan obat tersebut sampai sengatan matahari membaik.

By admin