Salah satu bentuk penerapan dari bioteknologi pangan adalah proses fermentasi keju menggunakan bakteri. Untuk dapat menghasilkan suatu produk olahan berupa keju, susu dimasak dengan cara menambahkan bakteri asam laktat ke dalamnya. Lalu apa itu bakteri asam laktat? Dalam artikel ini, kami akan mengajak Anda untuk lebih mengenal mikroorganisme yang satu ini. Simak artikel ini sampai akhir, yaa!
Apa Itu Fermentasi Asam Laktat
Fermentasi merupakan proses di mana mikroorganisme mengubah suatu hal menjadi hal yang lain. Biasanya, fermentasi dilakukan dengan cara menambahkan kultur starter. Kultur starter adalah bahan yang mengandung mikroorganisme fermentasi dalam jumlah besar.
Salah satu bentuk fermentasi asam laktat adalah proses pembuatan keju. Keju merupakan produk hasil fermentasi susu. Untuk mengolah susu menjadi keju, metode pengolahan yang digunakan adalah metode fermentasi asam laktat. Pada proses pembuatan keju ini, bakteri asam laktat berupa lactoccocus lactis dan lactobacillus bulgaricus ditambahkan ke dalam susu.
Bakteri asam laktat merupakan bakteri positif yang dapat mengonsumsi karbohidrat dan menghasikan asam laktat. Pada susu, bakteri ini mengubah laktosa dalam susu menjadi asam. Sehingga, struktur yang ada dalam susu berubah. Proses ini mengakibatkan berubahnya tekstur dan rasa yang dimiliki oleh susu.
Karakteristik Bakteri Asam Laktat

Berikut ini merupakan karakteristik bakteri asam laktat, yaitu :
- Sebagian besar bakteri asam laktat dapat tumbuh dengan optimal baik pada lingkungan dengan oksigen atau tanpa oksigen.
- Tidak mengandung enzim porfirin dan enzim sitokrom.
- Tidak mengandung enzim katalase.
- Tidak melakukan fosforilasi transpor elektron.
- Hanya mendapat energi dari fosforilasi substrat.
- Mendapatkan energi dari metabolisme gula atau laktosa.
- Habitatnya terbatas pada lingkup lingkungan dengan jumlah kadar gula yang cukup.
- Kemampuan biosintesis terbatas.
- Membutuhkan asam amino, vitamin, purin, dan pirimidin.
- Fermentasi DNA ekstrakromosomal.
Manfaat Bakteri Asam Laktat
Berikut ini merupakan beberapa manfaat bakteri asam laktat, yaitu :
- Meningkatkan nilai gizi dan nutrisi pada makanan hasil fermentasi.
- Mengurangi risiko terjadinya infeksi pada usus.
- Meningkatkan kemampuan sistem pencernaan dalam mencerna laktosa.
- Mencegah risiko terjadinya kanker.
- Mengendalikan kolesterol dalam darah.
- Menghambat pertumbuhan bakteri jahat yang membahayakan.
- Memiliki senyawa antimikroba yang bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh.
Fermentasi Keju Menggunakan Bakteri
Berikut ini merupakan tahapan dalam proses pembuatan keju dengan metode fermentasi asam laktat, yakni :
1. Pengasaman
Susu dipanaskan agar bakteri asam laktat dapat tumbuh secara optimal. Bakteri ini berfungsi untuk mengubah laktosa menjadi asam. Dengan demikian, tingkat keasaman susu akan meningkat.
2. Pengentalan
Setelah susu memiliki tingkat keasaman yang cukup, bakteri rennet kemudian ditambahkan. Penambahan bakteri ini berfungsi untuk menggumpalkan protein susu hingga berbentuk gumpalan yang biasa disebut sebagai dadih.
Proses pembentukan dadih ini memakan waktu antara 10 hingga 120 menit. Lama proses ini tergantung dengan banyaknya susu yang diproduksi.
3. Pengolahan Dadih
Dadih kemudian dicincang dengan tujuan untuk mengeluarkan kandungan airnya. Kandungan air dalam dadih ini disebut sebagai whey. Semakin banyak whey yang dikeluarkan, semakin padat pula tekstur keju yang dapat dihasilkan.
4. Persiapan Sebelum Pematangan
Dadih kemudian dicetak menggunakan sehelai kain yang bersih. Setelahnya, dadih ditekan-tekan untuk mengeluarkan sisa air yang masih terkadung di dalamnya. Setelah dadih membentuk keju, kemudian dilakukan proses pengasinan. Proses pengasinan ini dilakukan dengan menambahkan garam untuk mengeraskan permukaan keju. Sehingga, nantinya keju dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama.
5. Pematangan
Proses terakhir dalam proses fermentasi keju menggunakan bakteri adalah proses pematangan. Proses pematangan ini menentukan tekstur dan rasa akhir pada keju. Semakin lama proses pematangannya, semakin keluar pula rasa khas yang dimiliki oleh keju.
Program Pelatihan Fermentasi Keju Menggunakan Bakteri
Jika Anda tertarik dengan proses pembuatan keju yang lebih mendalam, Anda dapat mengikuti program pelatihan pembuatan keju yang akan memperluas wawasan Anda dalam dunia keju. Segera hubungi kami pada kontak yang tertera untuk mendapatkan penawaran khusus untuk Anda!
Saya adalah seorang penulis di yentit.com dengan minat yang besar terhadap perkembangan teknologi, terutama di bidang IT. Saya juga senang untuk terus belajar dan berbagi wawasan seputar bisnis serta berbagai tips terbaru.