Jenis dan macam-macam beras yang jadi favorit orang Indonesia ada beragam, masing-masing punya bentuk, rasa, tekstur dan aroma khasnya sendiri. Karena perbedaan ini, cara mengolah masing-masing beras ini juga nggak bisa disamakan lo. Biar bisa lebih memahami jenis-jenis beras dan membedakan ciri-cirinya, berikut adalah macam-macam beras putih lokal yang jadi favorit orang Indonesia.

1. Pandan wangi dari Cianjur yang punya kualitas terbaik dan populer karena pulen dan wangi

Ciri khas beras yang satu ini terletak pada aromanya yang wangi seperti pandan. Jadi ketika dimasak, nggak perlu lagi ditambahkan daun pandan karena wanginya sudah terasa.

Ciri lain yang dapat membantumu biar nggak salah pilih adalah bentuknya yang runcing dan nggak panjang tapi cenderung bulat, warnanya putih bening dan sedikit kekuningan.

Setelah dimasak, tekstur nasinya pulen. Kalau kamu menemukan beras yang bentuknya panjang tapi berbau wangi, sudah bisa dipastikan kalau beras tersebut dicampur dengan zat pewangi berbahan kimia.

2. Kalau beras IR64 atau yang biasa disebut Ramos merupakan beras khas Jawa Barat yang cukup disukai masyarakat karena harganya yang relatif murah

Beras ini memiliki bulir yang panjang tapi aromanya nggak seperti pandan wangi. Teksturnya pulen, gurih, dan nggak lengket ketika dimasak. Tapi kalau sudah berumur lebih dari 3 bulan, rasanya berubah jadi sedikit pera dan mudah basi.

Meski beras ini cocok dipadukan dengan sayur mayur dan lauk pauk khas Indonesia, banyak pabrik atau pun pedagang yang menambahkan zat kimia pemutih, pelicin, atau pewangi pada beras jenis ini. Berhati-hatilah kalau kamu menemukan beras yang lonjong tapi aromanya wangi yah!

3. Dari Jawa Tengah dan Jawa Timur ada Beras Rojolele yang banyak dijajakan. Eits, tapi nggak ada hubungannya sama ikan lele lo yah!

Beras rojolele mempunyai ciri fisik yang cenderung bulat dengan sedikit warna putih susu, teksturnya pun pulen setelah dimasak. Beras ini lumayan diunggulkan dan menjadi pilihan untuk orang-orang yang kurang menyukai sensasi wangi di dalam nasi.

Kalau sebutan rojolele biasa digunakan di Jawa Tengah atau Jawa Timur, untuk daerah Jawa Barat dan beberapa daerah lain beras ini biasanya dikenal dengan beras muncul.

4. Kalau beras jenis IR42 dikenal sebagai beras pera di pasaran, tapi cocok untuk diolah menjadi nasi goreng atau nasi uduk

Bentuknya mirip dengan jenis beras IR64, ukurannya lebih kecil dan nggak begitu bulat. Jika beras ini dimasak nasinya akan menjadi sedikit kering dan keras sehingga cocok untuk olahan nasi seperti nasi goreng, nasi uduk, lontong, ketupat dan lain sebagainya. Biasanya harganya relatif lebih mahal daripada IR64 karena beras ini jarang ditemukan.

5. Beras C4 hasilnya lebih pulen lagi dari beras ramos, sayangnya jarang ditemui di pasaran

Ciri fisik dari beras C4 ini mirip seperti IR42 namun sedikit lebih bulat, seperti IR64 namun lebih kecil. Beras ini masih sangat jarang atau sangat sulit ditemukan di pasaran karena jarang ditanam oleh petani. Padahal hasil nasinya lebih pulen dari beras ramos loh!

6. Kalau Menthik wangi bentuknya mirip dengan pandan wangi serta memiliki kandungan gula yang relatif rendah

Nggak semua beras yang bagus itu warnanya harus putih bersih, seperti beras menthik wangi yang warnanya sedikit kusam namun beraroma wangi. Beras ini justru sehat karena kandungan gulanya yang rendah sehingga bisa mengontrol gula dalam darah. Cocok buat yang diabetes nih!

7. Beras Menthik susu juga sama bagusnya dengan Menthik wangi. Mengandung glukosa, karbohidrat dan protein yang mudah terurai

Jenis beras bernama menthik susu merupakan beras Jepang yang budidayanya dilakukan di Magelang, Jawa Tengah. Ciri fisik jenis beras organik ini berbentuk gemuk lonjong dan berwarna putih seperti susu.

Kelebihannya, beras ini mempunyai kandungan nutrisi yang cukup dan kaya akan mineral. Meskipun kandungan gulanya tinggi, namun karbohidrat, glukosa, dan protein di dalamnya mudah terurai. Aman dikonsumsi bagi penderita darah tinggi, diabetes, kanker, asam urat,   jantung, dan vertigo.

8. Terakhir beras unggulan asal Sumatera Barat, adalah beras Solok dengan bentuk yang mungil, putih bersih dan wangi. Teksturnya pun pulen dan nggak mudah hancur.

Ada beberapa jenis Beras Solok, seperti pandan wangi, caredek, anak daro dan cisokan. Yang paling banyak diminati adalah jenis beras anak daro. Karakteristiknya mungil dan putih bersih ditambah aroma wangi, namun butirannya akan membesar begitu nasinya dimasak.

Rasanya pulen dan nggak mudah lembek atau hancur. Karena keunikannya, beras ini sudah dipasarkan ke negara tetangga seperti Singapura loh!

Rupanya ada banyak macam macam beras putih yang ada di sekitar kita, ya. Kalau sudah tahu jenis dan karakteristiknya, jangan sampai kamu keliru ketika membeli beras yah, dan yang paling penting, jangan mau dibodohi oleh pedagang nakal yang mencampurnya dengan varietas beras lain atau pun bahan kimia, ya!

By Vira Virliana

Saya adalah seorang penulis di yentit.com yang memiliki minat mendalam terhadap perkembangan teknologi, khususnya di bidang teknologi informasi. Saya senang memperluas wawasan saya dengan terus belajar berbagai hal dan dengan gembira membagikan informasi seputar bisnis serta berbagai tips terkini kepada pembaca kami.