manfaat sabut kelapa sebagai media tanam dapat meningkatkan drainase tanah pada tanaman sekaligus membantu kelembapan di tanah yang cepat kering. Karena sabut kelapa terurai di lahan, misalnya gambut, sabut menciptakan kantong udara di dalam tanah yang memungkinkan kelembapan berlebih mengalir dari akar tanaman.
Menanam tanaman, tidak hanya tanah yang bisa diandalkan sebagai media tanam. Ada media tanam lain, batok kelapa salah satunya. Sabut kelapa termasuk ke dalam media tanam hidroponik yang bersifat organik, karena terbuat dari serbuk serabut kelapa.
Karena sabut kelapa adalah serbuk, maka keberadaannya dapat diperoleh menggunakan cara sabut kelapa digiling halus terlebih dahulu. Manfaat tali sabut kelapa untuk media tanam hidroponik ialah dapat menahan udara serta memiliki unsur kimia yang lumayan banyak.
Sabut kelapa mempunyai Ph antara 5,0 hingga 6,8 sehingga sangat baik untuk pertumbuhan tanaman apapun. Untuk media tanam hidroponik biasanya menggunakan pemakaiannya dicampur terlebih dahulu dengan bahan lain semisal sekam bakar dengan perbandingan 50:50 yang tujuannya bukan untuk memperbesar aerasi pada media tanam.
Manfaat Sabut Kelapa Untuk Media Tanam
1. PH Tanah
Lumut gambut mempunyai ciri khas yang asam, dan juga sabut kelapa memiliki tingkat PH netral. Banyak sayuran dan bunga taman tumbuh paling baik dalam kondisi netral hingga sedikit basa.
Saat kita menggunakan gambut untuk mengubah bedeng taman, penambahan kapur pertanian sering kali diperlukan untuk memerangi kekeringan yang lebih tinggi. Dengan sabut kelapa, batu kapur tidak diperlukan kecuali yanah secara alami memiliki tingkat PH yang lebih tinggi. Penggunaan sabut kelapa juga dapat menghasilkan penghematan uang dan tenaga kerja.
2. Drainase
Pemanfaatan sabut kelapa juga dapat meningkatkan drainase tanah pada tanaman sekaligus membantu mempertahankan kelembapan tanah yang cepat kering. Karena sabut kelapa dapat terurai secara perlahan, seperti halnya gambut, sabut menciptakan kantong udara di dalam tanah yang memungkinkan kelembapan berlebihan mengalir dari akar tanaman.
3. Kualitas Tanah
Sabut kelapa memiliki sedikit kandungan unsur hara sehingga tidak menambahkan mutu unsur hara tanah. Pemupukan lebih lanjut atau perubahan kompos diperlukan untuk tanaman yang banyak makan sayur seperti sayur dan beberapa bunga. Tetapi kebanyakan herba mengembangkan rasa terbaik di tanah dengan nutrisi rendah.
Sabut kelapa juga berguna untuk meningkatkan kualitas tanah secara keseluruhan dari waktu ke waktu karena menambahkan bahan organik yang perlu dibutuhkan. Perubahan sabut kelapa dari tahun ke tahun dapat menghasilkan tanah gembur yang merupakan kualitas tanah yang disukai sebagian tanaman.
4. Pemanfaatan Sabut Kelapa Menyuburkan Tanaman
Hasil penelitian dari ilmuwan dari University of Tennessee, meski memiliki banyak manfaat untuk tanaman, sabut kelapa juga dapat mengunci zat besi, magnesium, dan kalsium karena nilai tukar kationnya dan garam yang tinggi.
Kandungan nutrisi dan garam yang harus selalu diperhatikan agar keseimbangan tetap terjaga. Dengan begitu, sabut kelapa yang diukur tidak bisa digunakan untuk keperluan penanaman pada tanah karena sebagian besar kandungannya akan hilang.
Tetapi sabut kelapa juga bisa dijadikan sebagai penutup tanah karena dapat membantu menjaga kelembapan dan menekan pertumbuhan gulma.
5. Menjadi Media Tanam
Pada umumnya, manfaat sabut kelapa sebagai media tanam yang sering digunakan alternatif pada budidaya berbagai jenis tanaman, khususnya untuk hidroponik. Bahan utama media tanam ini terbuat dari sekam atau tempurung buah kelapa yang diolah juga bisa dihaluskan hingga menjadi butiran-butiran seperti serbuk kayu.
Mengelolah Sabut Kelapa Untuk Media Tanaman Anggrek

Berikut penjelasan cara menanam sabut kelapa untuk media budidaya anggrek, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan:
1. Menyiapkan Serta Memilih Sabut kelapa yang Sesuai
Apabila terdapat sabut kelapa dengan ukuran yang terlalu besar, sebaiknya dipotong dan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman anggrek yang hendak ditanam. Setelah dipotong sesuai kebutuhan, batok kelapa juga perlu dibersihkan. Zat yang dimaksud tersebut adalah bagian sabut kelapa.
2. Perendaman Sabut Kelapa
Cara mengolah sabut kelapa untuk media tanam anggrek salanjutnya yang tak kalah mudah seperti cara membuat tanaman bunga dengan plastisin yaitu melakukan perendaman. Perendaman disini dilakukan dalam dua tahapan, tahapan pertama cukup menggunakan air bersih sedangkan tahap kedua menggunakan larutan khusus berupa cairan fungisida.
3. Pengeringan Sabut Kelapa
Proses yang cukup mudah berikutnya sama halnya dengan cara menanam jambu mete adalah mengeringkan sabut kelapa yang sudah direndam selama 2 kali tahapan tadi. Karena sabut kelapa yang akan menjadi media tanam bunga anggrek tidak bisa begitu saja menempel pada tanaman.
4. Pemanfaatan Sabut kelapa Pada Penanaman Anggrek
Setelah media tanam siap, bungkus bibit anggrek yang sudah disiapkan di sabut. Umumnya bibit anggrek ditransplantasikan ke dalam pot menggunakan media tanam sabut kelapa. Hal lain yang perlu diingat adalah menempatkan pot di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.
5. Perawatan Anggrek
Cara mudah membuat sabut kelapa untuk media tanam anggrek adalah langkah selanjutnya, merawat anggrek dengan media tanam sabut sabut tidak sulit menanam bunga lee kuan yew yaitu cukup dengan mengeram bunganya setiap pagi dan sore untuk tuang atau semacamnya itu.