Pindahkan benih cabe yang telah berumur 4 minggu ke lahan yang telah disiapkan. Gemburkan tanah lahan dan beri pupuk. Saat melepaskan benih dari polybag harap hati-hati agar akarnya tidak rusak. Jika anda menggunakan polybag, gunakanlah polybag yang besar dengan diameter minimal 30 cm. Dan juga bisa gunakan ember bekas yang telah dibersihkan.
Gunakan perbandingan 3:2:1 dengan rincian tanah, pupuk, dan sekam mentah untuk media penanaman.
4. Pemupukan cabe
Pemupukan harus dilakukan selama masa penanaman agar tanaman tumbuh dengan baik, dan gunakan pupuk kompos agar cabe menjadi cabe organik. Cara Pemupukan Strawberry.
5. Perawatan cabe
Perawatan cabe cukup dengan menyiraminya setiap hari dan cek kondisi tanaman agar tidak tumbuh tanaman pengganggu lain yang dapat mengganggu pertumbuhan cabe, jika ada tanaman yang mengganggu cabut saja.
5. Lakukan Pengajiran
Apa pengajiran itu? Pengajiran ini adalah untuk membuat alat penegak yang terbuat dari batang bambu sebagai tempat merambatnya tanaman. Lakukan pengajiran ini jika tingginya sudah mencapai 20 cm.
6. Panen
Pemanenam dapat anda lakukan ketika cabe telah tumbuh dengan sempurna.Cabe merah biasanya dipanen setelah berumur 75-85 hari setelah tanam. Proses pemanenan ini dilakukan dalam beberapa kali, tergantung dengan jenis varietas tanaman cabe nya, teknik penanaman dan pemelihaan serta kondisi lahan.
Pemanenan cabe bisa dilakukan 2-5 hari sekali, sesuaikan dengan kondisi kematangan buah dan harga pasar. Sebaiknya cabe dipetik sekaligus dengan tangkainya supaya memperpanjang umur simpan. Buah yang dipetik adalah yang berwarna merah. Pemetikan dilakukan sebaiknya pada pagi hari.
Produksi buah cabe merah biasanya mencapai 10-14 ton per hektar, tergantung dari varietas cabenya dan teknik penanaman hingga perawatan. Biasanya jika perawatan yang optimal, potensi panen bisa mencapai hingga 20 ton per hektar.