Kopi merupakan tanaman yang membutuhkan keadaan sejuk dan tidak terpapar cahaya matahari langsung maka dibutuhkan tanaman untk dijadikan peneduhnya. Pilih pohon yang cepat tumbuh dengan intensitas daun yang tidak terlalu rimbun. Varietas tanaman yang cocok ialah lamtoro dan sengon.
Belibibit lamtoro atau sengon kemudian tanam dengan rapi dan membentuk alur. Tunggu hingga tumbuh tinggi dan mulai membuat suasana teduh pada lahan tanam. Hal ini memerlukan waktu 2 tahun.
3. Pengolahan Lahan Tanam
Pengolahan lahan untuk ditanami kopi bisa dilakukan jika sudah ada peneduhnya. Urutan pengolahan lahannya adalah sebagai berikut
- Pertama buatlah lubang tanam terlebih dahulu ukurannya sekitar 30 x 30 cm dan kedalamannya 30 cm.
- Buat lubang tanam lain yang jaraknya teratut.
- Jarak lubang minimal adalah 2 m
- bersihkan hama pada lubang menggunakan bakterisida dan fungisida
Setelah itu bisa diberi pupuk dasar.
4. Pemberian Pupuk Dasar
Pemberian pupuk dasar ini merupakan bagian penting karena pupuk dasar ini akan berguna untuk memberikan suplai nutrisi utama bagi tanaman kopi selama masa hidupnya. Pupuk dasar ialah pupuk organik yaitu pupuk kandang, pupuk organik atau pupuk butiran organik yang biasa dijual di toko pertanian. Perbangdingan campuran biasanya 1 : 1 atau 1 : 2.
Cara pemberian sebagai berikut :
- Campurkan pupuk hingga rata
- Masukkan pupuk ke lubang tanam
- Siramkan EM4 (microorganisme pengurai) bersama air
- Berikan insektisida bubuk untuk mencegah serangan uret dan orong-orong
- Tutup lubang dengan tanah dan biarkan dahulu agar pupuk terurai.
Butuh waktu minimal 2 minggu agar pupuk terurai dengan baik.
Tahap selanjutnya adalah menanam bibitnya ke lubang tanam. Hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :
- Siram bibit sebelum dipindahkan ke lubang tanam
- Lakukan pemindahan pada sore hari supaya tanaman tidak layu karena terik siang
- Selesaikan langsung pananam saat itu juga.
- Buat gundukan tanah disekitar pangkal tanaman agar air mudah meresap dan tidak tergenang
- Siram kembali bibit yang selesai ditanam
- Lakukan penyulaman selama 2 minggu pertama untuk menyeleksi tanaman yang mati atau sakit dan tidak normal untuk diganti dengan bibit baru. Cara Menanam Kacang Panjang
6. Perawatan Tanaman Kopi
Perawatan tanaman kopi akan mempengaruhi hasil produksi buahnya. Nah, ada beberapa langkah perawatan tanaman kopi.
1. Penyiraman
Penyiraman dilakukan 2 minggu sekali jika dimusim kemarau. Pastikan agar air tidak tergenang lama karena dapat menyebabkan akar busuk.
2. Penyiangan
Penyiangan dilakukan dimusim hujan, kurangi daun tanaman peneduh agar tanah dibawah tidak terlalu lembab.
3. Pemupukan Susulan
Lakukan setiap 2 minggu sekali yaitu setelah disirami. Pada musim hujan, menggunakan pupuk NPK. Caranya pupuk NPK dilarutkan dalam air dengan perbandingan 2 gelas NPK untuk 35 liter air. Kemudian berikan secara merata pada setiap tanaman.
4. Pemupukan Dasar Ulang
Pemupukan ulang dilakukan setiap 1 tahun sekali. Apalagi telah berbuah pemberian pupuk dasar ulang bisa setiap 6-8 bulan. Pupuk yang digunakan seperti pemupukan awal. Caranya adalah dengan menggali tanah disekitar akar pohon kopi dengan jarak 60-100 cm. Kedalamannya 30 cm lakukan seperti cara pemberian pupuk dasar.
7. Panen Kopi
Sekitar 2,5 – 3 tahun setelah tanam maka kopi bisa dipanen. Pada tanaman cangkok bisa lebih cepat. Hasil panen kopi yang pertama biasa sedikit. Tetapi setelah cabang nya tumbuh buahnya juga akan bertambah. Tanaman kopi tidak dipanen sekaligus karena buahnya tidak matang secara bersamaan. Itu bisa menghabiskan waktu sebulan lebih pada masa panen kopi.
Buah kopi matang berwarna merah. Warna inilah terbaik untuk dipanen. Bisa memanennya menggunakan tangan. Dan pada bagian yang tidak terjangkau bisa menggunakan tangga. Petiklah buah yang matang dan jangan yang muda atau sudah membusuk. Buah yang telah dipanen dimasukkan ke wadah lalu bisa dijual atau diolah terlebih dahulu.