cara-memasang-ac

Pada Artikel ini saya akan menjelaskan tentang cara memasang ac sendiri yang benar. Yuk! Simak penjelasannya dibawah ini.

Banyak di antara kalian menyewa orang profesional untuk memasang AC (Air Conditioner) di rumah. Tetapi, jika Anda mempunyai beberapa pengalaman dengan pekerjaan pipa saluran air dan listrik, sebenarnya Anda bisa memasang AC tanpa perlu memanggil orang lain atau teknisi untuk memasang AC di rumah Anda.

Sebelum memulai pemasangan, ada beberapa alat yang Anda butuhkan untuk pemasangan nantinya.

cara-memasang-ac

Alat dan Perkakas yang di Butuhkan Antara Lain:

Gergaji pendorong atau gergaji lubang
Selotip listrik
2 kunci pas
Pengikat kabel
Pompa vakum
Waterpas
Bor dengan mata bor
Jangkar plastic
Sekrup
Penutup dan selotip isolasi
Pengikat
Busa puliuretan mengembang.

Setelah semua alat-alat dan perkakas selesai, langkah selanjutnya adalah memilih lokasi yang tepat untuk menempelkan unit AC indoor sebaiknya pilih tempat yang berbalikan dengan luar ruangan.

Cara memasang ac selanjutnya yaitu hindari juga cahaya matahari langsung dan sumber panas karena hal ini akan mengganggu sistem kerja AC.

Unit Indoor AC memerlukan 15 cm ruang terbuka mengelilingi bagian atas dan sisi-sisinya. AC Indoor harus dipasang minimal 2,13 m di atas tanah.

Kemudian, pasang AC dekat sumber listrik maksimal 2 meter dari AC. Dinding harus cukup kokoh untuk menahan berat unit AC. Anda bisa membuat bingkai kayu atau besi untuk menyediakan bantuan tambahan.

Setelah mengetahui lokasi pemasangan, selanjutnya adalah memasang lempengan besi penyangga AC. Caranya pun tidak sesulit yang dibayangkan. Pertama, tahan lempengan di dinding kamu yang akan dipasang AC indoor nantinya.

Kemudian, gunakan waterpas untuk memastikan bingkai berbentuk kotak secara horizontal serta vertikal. Kemusian, bor ke dalam dinding pada titik yang pas untuk memasang lempengan di dinding.

Dan yang terakhir, masukkan jangkar plastik ke dalam lubang. Kencangkan lempengan pada dinding dengan sekrup.

Langkah selanjutnya adalah membuat lubang untuk pipa saluran pembuang. Untuk melakukannya, pertama, temukan titik untuk lubang pupa pembuangan air. Pertimbangkan juga panjang pipa serta jarak yang AC Outdoor.

Kemudian, bor dinding dengan diameter 7.5 cm. Lubang seharusnya melandai turun menuju AC outdoor agar memastikan drainase yang cukup. Sisanya, Anda hanya perlu memasukkan pinggiran pipa ke dalam lubang.

Setelah semuanya terpasang, selanjutnya Anda hanya perlu menghubungkan pipa, memilih tempat untuk memasang unit indoor, menyambungkan listrik, dan mengeluarkan udara dan kelembaban dari sirkuit pendingin. Demikianlah cara instalasi AC di rumah Anda.

Saat ini banyak jenis AC yang dijual di pasar, namun pastikan Anda memilih AC terbaik dari Sharp.

Air conditioner dari Sharp dilengkapi dengan fitur ion generator yang dapat berfungsi tanpa mengaktifkan fungsi pendingin sehingga Anda dapat merasakan udara ruangan lebih bersih dan segar.

AC terbaik dari Sharp juga dilengkapi dengan fitur Sleep Mode yang akan menaikkan suhu 1° Celcius perjam sehingga membantu Anda tidur lebih nyenyak dan tidak perlu khawatir kedinginan di pagi hari.

Air conditioner Sharp juga dilengkapi dengan fitur Laundry Mode yang mampu mengurangi bau pada pakaian yang basah pada saat musim hujan dengan bantuan Plasmacluster ion.

Maka pilihlah AC sharp yang sudah terpercaya oleh konsumen Indonesia sebagai AC bintang 4 terbaik di Indonesia.

Disini kami hanya memberi gambaran saja dan tidak menganjurkan kamu untuk memasang AC sendiri karena teknik ini hanya bisa dilakukan oleh teknisi AC yang profesional dan berpengalaman.

Untuk cara memasang ac, Pemasangan dan Instalasi unit AC, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya:

cara-memasang-ac

1. Mengenai lokasi dan situasi tempat pemasangan:

  • Tempat aliran udara (indoor/outdoor) harus bebas nggak ada hambatan untuk sirkulasi udaranya.
  • Ruang untuk pemeliharaan & service harus mudah dijangkau agar pada waktu maintenance lebih mudah.
  • Space memasang unit rata dan kerataan bisa diukur menggunakan waterphas.
  • Halangan atau gangguan sirkulasi udara (indoor/outdoor). Jarak pemasangan outdoor minimal 20 cm untuk bagian sisi kiri serta belakang, minimal 30 cm sisi kanannya. Dan 70 cm untuk sisi depan unit outdoor. Untuk indoor jarak pemasangan diindor minimal 10cm sisi atas, kiri serta kanan.
  • Gangguan lain terhadap pembuangan udara. Untuk indoor nggak boleh berdekatan dengan sumber panas serta dengan pintu keluar masuk.Dan oudoor tidak boleh ada benda apapun yang dapat menghalangi radiasi panas dari kondensor.
  • Getaran dapat dikurangi dengan menggunakan karet mounting yang biasanya telah tersedia pada unitnya dan diupayakan untuk memasang ditempat yang dapat meminimalkan bunyi berisik dan getaran dan yang tidak mengganggu ketenangan tetangga.
  • Penampilan setelah pemasangan harusnya mengikuti ketentuan estetika interior serta eksterior ruangan.

2. Jaringan kelistrikan:

  • Ukuran kabel (tata letak peng-kabel-an) menggunakan ukuran kabel 1,5 mm, 2.5 mm, 4 mm dsb.
  • Tegangan serta frekuensi, tegangan normal 220 V dan frequensinya 50 Hz atau 60Hz untuk daerah tertentu.
  • Kekuatan hubungan pengkabelan.
  • Komponen/sarana pengaman (sistem grounding dan MCB) grounding gunanya untuk membuang kebocoran arus yang terjadi serta MCB (Miniature Circuit Breaker) fungsinya untuk pemutus arus diukur dengan Ampere.
  • Kapasitas saklar sertafuse/sikring dianjurkan memakai stop kontak kaki tiga, dengan kwalitas yang baik.
  • Tegangan drop atau turun naik saat starting, tegangan drop dapat dinaikkan dengan memakai stabiliser.
  • Jaringan listrik khusus untuk pemasangan unit dan outlet-nya.

3. Pengerjaan hubungan pemipaan indoor dan outdoor unit:

  • Size pipa (diameter) harus sesuai dengan standar unit AC

contoh untuk AC 1/5 sampai 1 PK menggunakan pipa 3/8″ dan 1/4″
untuk AC 1 1/5 dan 2 Pk menggunakan pipa 1/2″ dan 1/4″.

  • Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation) dengan memakai armaflek atau isolasi pembungkus pipa.
  • Getaran saat unit di jalankan pada outdoor memakai karet mounting.
  • Appearance/penampilan
  • Jumlah freon (tambah atau buang karena ada perubahan panjang pipa) dichek dengan memakai manifold dan pengukur ampere.
  • Periksa kebocoran gas dengan menggunakan leak detector atau busa sabun.
  • Pengaturan/instalasi oil trap harus dibuat setiap 5-7 meter dengan ketentuan posisi outdoor diatas serta indoor dibawah ataupun sebaliknya.
  • Gangguan terhadap jalur pemasangan pipa,cara mengatsi ac bocor seperti ini harus dilakukan ahlinya.

4. Pengerjaan sistem ducting (jika diperlukan)

  • Ukuran pipa (diameter)
  • Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation)
  • Getaran saat unit di jalankan
  • Suara dari sitem ducting yang di buat
  • Penampilan

5. Pengerjaan sitem pembuangan air (drainase)

  • Hubungan part/bagian sealing (anti bocor).
  • Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation).
  • Pengaturan jarak ujung saluran drainage dengan tempat pembuangan akhir (terutama saat musim hujan).
  • Meyakinkan, lancarnya air out dari evaporator (tuangkan segelas atau lebih air ke area evaporator).
  • Pemasangan pipa drainase harus menghadap kebawah.
  • Periksa sistem pembuangan bila terkena air hujan atau tetesan air lainnya.
  • Penampilan.

6. Hal-hal lain:

  • Akurasi proses air purging (buang angin) dengan memakai vaccum air.
  • Pembukaan layanan valve serta pengecekan tekanan freon , suction atau tekanan rendah 60-80 psi dan discharge/ tekanan tinggi 250-350 psi serta disesuaikan dengan pengukuran ampere.
  • Pengukuran Ampere disesuaikan dengan yang tertera pada pamflet unit serta disesuaikan dengan tekanan freon.
  • Cara pengoperasian AC yang baik dan benar dapat dibaca pada buku petunjuk pemakaian.
  • Pengukuran temperature udara antara intake atau udara yang tersedot unit indoor serta discharge suhu atau yang keluar perbedaannya lebih dari 8 derajat celcius.

cara-memasang-ac

Demikian artikel kali ini tentang cara memasang ac yang benar dan tepat,semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Sekian dan terima kasih.

By Bowo

Di yentit.com, saya adalah seorang penulis yang memiliki minat besar dalam perkembangan teknologi, terutama di bidang IT. Saya juga senang belajar hal-hal baru dan dengan senang hati berbagi informasi seputar bisnis serta tips terbaru yang bermanfaat.