cara memelihara ayam potong dari kecil

Halo teman=teman pada kesempatan kali ini kita akan membahas seputar cara memelihara ayam potong dari kecil. Penasaran kan? Yuk simak bareng-bareng.

Beternak Ayam Potong

beternak ayam

Daging ayam merupakan salah satu bahan makanan yang sangat dibutuhkan setiap hari. Hal ini menciptakan peluang bisnis untuk menjadi peternak broiler atau broiler.

Bisnis ini juga sangat menjanjikan, mengingat banyak sekali menu yang bisa dibuat dari ayam. Namun ayam pedaging juga memiliki tingkat resistensi yang rendah sehingga rentan terhadap penyakit.

Mari kita simak cara merawat ayam broiler agar bisa tumbuh dengan cepat.

Cara Memelihara Ayam Potong dari Kecil

cata memelihara ayam potong dari kecil

1. Benih Ayam

Cara budidaya ayam broiler yang pertama adalah dengan memilih bibit ayam yang tepat dan berkualitas. Benih ayam sangat penting untuk usaha ternak yang dibudidayakan. Alasannya, kualitas daging yang dihasilkan sangat bergantung pada bijinya.

Bagi pemula sangat disarankan untuk mengetahui khasiat ayam kualitas DOC terlebih dahulu. Benih yang baik itu sehat dan aktif, bertubuh gemuk, bulunya tampak berkilau dan lebat, hidungnya bersih, matanya tajam, dan anusnya juga bersih.

Ciri-ciri ayam sakit dapat dikenali dari matanya yang berair dan buram, anusnya yang penuh kotoran, bulu yang jarang dan lesu serta suka memejamkan mata.

2. Pakan yang Sesuai

Untuk pakan ayam harus dipilih yang berkualitas dan mengandung protein, karbohidrat, vitamin, lemak dan mineral terutama untuk ayam di musim penghujan.

Sementara itu, berbeda dengan pakan ayam petelur yang hanya diberikan sarapan dan makan malam, sebaiknya pemberian pakan tidak dibatasi.

Selain makan, tempat minum ayam selalu perlu diisi dan diganti yang baru.Pakan ayam dibagi menjadi dua kategori yaitu starter dan finishers.

Pemberian pertama atau starter: Pemberian pakan pada umur 1 sampai 20 hari atau sampai umur 3 minggu, nutrisinya seperti 24% protein, 2,5% lemak, 4% serat kasar, 1% kalsium, 0,9% fosfor dan Wajib. mengandung 3500 kkal / energi. kg.

Tahap Finisher: Untuk tahap finisher, pakan diberikan saat berumur 21 hari pada saat dipanen dan mengandung nutrisi seperti 21% protein, 2.5% lemak, 4.5% serat kasar, 1% kalsium, 0.9% fosfor dan 3400 kkal / kg harus mengandung energi.

3. Jenis Kandang yang Tepat

Untuk bisa membudidayakan ayam jenis broiler harus memilih kandang yang tepat. Saat ini ada kandang jenis panggung dan ayam jenis biasa yang bisa dipilih.

Apapun jenis kandang yang dipilih sebaiknya buatlah ideal yang mana harus memiliki pertukaran udara yang lancar, hangat, terhindar dari hujan, sinar matahari dan memiliki pengelolaan limbah yang bagus.

Untuk jenis kandang ayam potong yang banyak digunakan para budidaya ayam pedaging adalah kandang panggung, litter atau melantai.

Setiap jenis kandang ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk kandang panggung akan membuat ayam lebih bersih dari kotoran sebab kotoran akan langsung jatuh ke tanah namun harga untuk membuatnya terbilang cukup mahal dibandingkan dengan jenis lainnya.

Tipe kandang litter atau lantai memerlukan perawatan yang jauh lebih sulit karena setiap kali panen maka semua alas haruslah diganti dan dikeringkan untuk menghilangkan kotoran yang mengendap.

Untuk kandang jenis panggung ini limbahnya lebih mudah sebab di bawahnya sudah ada ikan yang biasanya akan mengurai limbah tersebut. Sayang biaya pembuatannya lebih mahal dibandingkan kandang yang biasa.

4. Manajemen Kesehatan

Mengetahui cara mengelola kesehatan ayam dengan baik dan benar sangatlah penting bagi para pemula. Kesehatan ayam perlu diperhatikan secara cermat karena dapat menyebabkan penularan penyakit dari ayam ke manusia.

Berbagai hal bisa dilakukan agar ayam dan peternak tetap sehat. Yang pertama adalah biosecurity, yang melibatkan penggunaan masker, sarung tangan, wearpack, dan sepatu.

Setelah bersentuhan dengan unggas, cuci tangan dengan desinfektan untuk mencegah masuknya kuman dan bakteri ke dalam tubuh.

Penanganan kesehatan selanjutnya adalah dengan memberikan vaksinasi dan vitamin untuk membantu menstabilkan sistem imun ayam.

Vaksin ini dapat diberikan dengan berbagai cara, yang pertama melalui obat tetes mata, obat tetes hidung, suntikan, dan melalui cara semprot. Ayam harus diberi vaksin lengkap untuk perlindungan maksimal terhadap penyakit.

5. Kebersihan Kandang

Selain membuat kandang yang ideal, Anda juga perlu menjaga kebersihan kandang ayam setiap saat. Agar tetap bersih, bersihkan kandang dengan air biasa, lalu semprot dengan disinfektan dan jemur hingga kering.

Pembersihan kandang yang terjadwal akan menjaga ayam tetap sehat dan bebas dari berbagai jenis bakteri dan kuman.

Sekian artikel tentang cara merawat ayam potong dari kecil. Bagi kalian yang ingin tau resep olahan daging ayam bisa kunjungi resep ayam rica-rica juga ya.

Terimakasih.

By Anggun Ratna Kumala

Saya adalah penulis di yentit.com yang memiliki minat besar dalam perkembangan teknologi, terutama di dunia IT. Saya juga senang belajar hal-hal baru dan senang berbagi informasi seputar bisnis serta berbagai tips terkini.