Assalamu’alaikum gaes.. Kembali lagi kita mengulas tentang plastik, karena coba kita fikirkan apa yang bakalan terjadi jika teramat banyak benda-benda yang tak ternilai, menjadi sesuatu yang sangat berguna. Tidak usah terlalu jauh mencari contoh, mari kita berkreasi dengan Cara Pembuatan Plastik.

Termasuk kedalam senyawa polimer, strukturnya sendiri terdiri dari rantai atom karbon (C) yang panjang, dan masing-masing atom C mengikat sebuah atom hidrogen (H). Selain itu, rantai atom C juga mengandung bebrapa atom oksigen (O).

Kita ambil contoh, bayangkan sebuah kantong plastik kita isi dengan air, apakah air itu bisa menembus plastik?, jika plastik dalam keadaan baik pasti tidak akan bisa menembus plastik. Hal ini terjadi karena air tak dapat menerobos pori pori plastik yang sangat kecil.

Asal kalian tahu pori pori plastik jauh lebih kecil dibanding selaput semipermeabel. Bahkan udarapun tidak dapat menembus plastik. Polimer plastik mempunyai ikatan kimia yang sangat kuat, serat polimernya menempel ketat anatara satu dengan lainnya.

Pada saat proses pembuatan ditambahkan berbagai bahan misalnya zat pewarna, pelarut, plastiser, pelumas, dan bahan pengisi. Bahan pengisi sendiri terdiri dari tepung, kapas, bubuk kayu, asbes, serat kain, lempung, grafit, serbuk logam, gelas, dan tanah kresik.

Berfungsi untuk mengurangi harga, menurunkan pengerutan, meningkatkan kekuatan, meningkatkan daya tahan api, dan dapat menghasilkan sifat-sifat lainnya.

Bagaimana Cara Pembuatan Plastik?

cara pembuatan plastik

Bahan pembuatan plastik sendiri adalah kondensasi organik atau tambahan polimer. Plastik adalah istilah yang digunakan untuk mencakup produk polimerisasi sintetik ataupun semi sintetik.

Diantara beberapa jenis polimer, diantaranya ada polimer alami yang termasuk plastik. Plastik sendiri bisa dibentuk menjadi fibersintetik atau film.

Dikarenakan kebutuhan yang semakin beragam, plastik sendiri dibuat dengan variasi yang beragam dalam properti yang sesuai dengan kebutuhan, bahkan ada yang bisa menolerensi panas, keras atau yang lainnya.

Karena kemampuan adaptasi plastik yang bagus serta komposisi dan beratnya yang ringan menjadikan plastik digunakan sebagai bahan baku hampir di semua bidang industri.

Teknik Membuat Plastik Biodegradable

 Plastik biodegradable terdiri dari material-material yang dapat diperbaharui, misalnya dari senyawa yang terdapat dalam tanaman seperti kolagen, selulosa, kasein, lipid atau protein yang terdapat dalam sel hewan.
Jenis-jenis plastik biodegradable diantaranya
  • polyhidroksialkanoat (PHA).
  • poli-asam amino yang berasal dari sel bakteri,
  • polylaktida (PLA) yang merupakan modifikasi dari asam laktat, hasil perubahan zat tepung kentang atau jagung oleh mikroorganisme.
  • poliaspartat sintesis yang dapat terdegradasi.
Bahan plastik biodegradable berasal dari selulosa,  kitosan, bakteri, kitin, atau tepung yang terdapat di dalam tumbuhan, atau beberapa material plastik maupun polimer lain yang ada di dalam tumbuhan dan hewan.
Plastik biodegradable yang berbahan dasar tepung dapat didegradasi oleh bakteri Pseudomonas dan Bacillus,bakteri tersebut akan memutus rantai polimer menjadi monomer-monomernya .
Hasil degradasi plastik dapat dipakai untuk makanan hewan ternak atau pupuk kompos. Jika plastik biodegradable trbakar tidak akan menghasilkan senyawa kimia berbahaya. Kualitas tanah juga akan meningkat dengan adanya plastik biodegradable, karena hasil penguraian mikro organisme akan meningkatkan unsur hara di dalam tanah.
Sampai sekarang masih diteliti berapa cepat atau berapa banyak polimer biodegradable ini dapat terurai di alam. Di samping itu, penambahan tepung pada saat pembuatan polimer biodegradable juga menambah biaya pembuatan plastik dan biaya kerajinan dari limbah plastik.
Itulah ulasan tentang cara pembuatan plastik. selama mencoba dan semoga bisa membersihkan sampah plastik yang bertebaran dimana mana dan jadilah pelopor penyelamat bumi.
Baca Juga Artikel Terkait Tentang oven gas dan mixer roti