Anda orang yang ketergantungan dengan AC? Yuk buruan Anda ketahui penggunaan ac yang sehat itu seperti apa. Simak dibawah ini!!

Ketergantungan orang terhadap AC tak dapat dibendung lagi. Bahkan saat musim hujan tetap saja AC dinyalakan. Namun Anda juga perlu mengetahui penggunaan ac yang sehat. Hal ini dilakukan anda kesehatan anda tidak terancam.

Tips Penggunaan AC Yang Sehat

penggunaan ac yang sehat

1. Lakukan Cuci AC Secara Rutin

Penumpukan debu dan kotoran akan berdampak pada kerusakan mesin dan komponen AC. Selain itu kualitas udara yang dihirup, pemborosan energi yang berdampak pada tagihanlistrik.

Rutinitas mencuci AC memang didasarkan pada penggunaan AC dari segi durasi dan waktu, di antaranya adalah:

  1. Pertama pemakaian Normal kurang lebih  12 jam / hari, cuci setiap 3 bulan sekali.
  2. Kedua pemakaian Ekstra jangka waktu 12 – 18 jam / hari, cuci setiap 2 bulan sekali.
  3. Ketiga pemakaian pada ruangan banyak debu (pinggir jalan raya), sebaiknya cuci setiap 1 bulan sekali.

Perbedaan durasi dan lokasi pemakaian AC sangatlah menentukan banyaknya debu yang tersaring pada filter udara AC. Hal itu menentukan intensitas pencucian AC agar mendapatkan performa mesin yang baik. Jika anda ingin menggunakan jasa service ac, anda bisa memanggil service ac jogja.

2. Aktifkan Timer AC saat Tidur

Banyak masyarakat yang mendayagunakan AC sebagai penunjang kenyamanan tidur.

Namun, banyak yang masih belum sadar jika pada dasarnya kita tidak perlu menyetel AC semalaman dengan alas an mendapatkan kualitas tidur yang baik.

Dari sisi kesehatan, semburan AC yang terlalu dingin pada malam hari yang suhu ruangnya sedang berada posisi rendah dan langsung mengenai tubuh menyebabkan gangguan syaraf dan kurang baik bagi penderita rematik dan asma.

Banyak sekali penyakit-penyakit yang juga bisa ditimbulkan karena kesalahan penggunaan ac saat malam hari, seperti kelumpuhan wajah (Bell’s Palsy), keseleo leher (Tortikolis), nyeri bahu dan otot (Frozen Shoulder), kesemutan pada telapak tangan (Carpal Tunnel Syndrome), dan masih banyak lagi.

Faktanya, justru badan kita akan terbangun dengan kondisi yang lemas.

Sekali lagi, iniah beberapa bahaya akibat pengaturan suhu AC yang terlalu dingin pada malam hari saat tidur.

Sebaiknya kita menyetel suhu 25° C untuk kondisi tidur. Suhu yang sebenarnya saat malam hari sudah cukup membuat kita nyaman tertidur.

Nah, manfaatkan juga timer agar AC akan otomatis mati setelah beberapa jam dari waktu tidur kita agar tidur lebih sehat dan penggunaan AC yang lebih efisien.

3. Aturlah Sirkulasi Udara Dengan Cara Membuka Jendela Pada Pagi Hari

Peran AC adalah sebagai pengatur sirkulasi udara sebuah ruangan. Dan sebuah pengatur suhu akan lebih maksimal apabila penggunanya juga memahami bahwa sirkulasi udara secara alami juga penting untuk kesehatan ruangan.

Alangkah baiknya bila setiap pagi, jendela-jendela rumah atau kantor dibuka agar terjadi pertukaran udara kamar dengan udara luar yang lebih segar.

Sirkulasi udara ini bertujuan menciptakan ketersediaan udara bersih yang rendah polusi. Dengan maksud sekaligus menjaga kelembapan dan suhu yang nyaman bagi penghuni di dalam bangunan.

Pertukaran udara yang sehat berarti menjamin kualitas udara yang dihirup akan membuat hidup lebih sehat. Pertukaran udara yang baik juga dapat membuat ruangan tidak menjadi sumpek.

Kualitas udara yang buruk di dalam rumah diduga menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya penyebaran penyakit menular. Selain itu kematian di negara-negara berkembang juga akan merajalela, anak-anak dan ibu rumah tangga adalah yang paling berisiko mengalaminya.

4. Bersihkan Debu Di Atas Lemari Dan Dinding Tembok Secara Rutin

Jika musuh utama manusia adalah penyakit, maka musuh utama bagi sebuah AC adalah debu.

Kehadiran debu adalah hal yang tak dapat dihindarkan sebagai partikel udara yang berpotensi membawa berbagai penyakit. Penyakit yang tersebar dalam bentuk virus dan bakteri yang bisa menimbulkan batuk, flu, sesak nafas, dan gangguan pernafasan lainnya.

Debu adalah unsur yang paling senang menempel di sudut-sudut sempit yang tak terjangkau saat dibersihkan dengan alat pembersih biasa sehingga membutuhkan penanganan dengan bantuan alat.

Debu yang menempel di atas lemari dan pada dinding adalah debu yang sering lolos dari sasaran pembersihan. Padahal akumulasi debu itu nantinya bisa tersaring oleh AC dan memperberat kerja AC.

Oleh karena itu, dengan membersihkan debu di atas lemari dan di dinding tembok secara rutin secara tidak langsung membantu kerja AC agar lebih efisien dan kita juga jadi lebih sehat.

Demikian beberapa tips penggunaan ac yang sehat agar kita juga nyaman menggunakannya. Jangan lupa bagikan tips ini kepada orang terdekat anda. Dan apabila ingin menggunakan jasa service ac, guanakan jasa service ac jogja.