Kopi robusta adalah salah satu jenis kopi yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Kopi robusta memiliki rasa yang pahit, asam, dan aroma yang kuat. Kopi robusta juga mengandung kafein yang lebih tinggi daripada kopi arabika. Untuk mendapatkan kualitas kopi robusta yang baik, perlu dilakukan pengolahan biji kopi yang tepat.
Cara Mengolah Biji Kopi Robusta

Ada dua cara yang digunakan untuk mengolah kopi robusta, yaitu pengolahan basah atau yang disebut Robusta Wet Process (RWP) dan pengolahan kering atau yang disebut Robusta Dry Process (RDP). Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang kedua cara tersebut.
1. Robusta Wet Process (RWP)
Berikut adalah langkah-langkah cara mengolah biji kopi Robusta Wet Process (RWP)
Robusta Wet Process adalah cara pengolahan biji kopi robusta dengan menggunakan air. Cara ini bertujuan untuk menghilangkan kulit buah, daging buah, dan lapisan lendir yang menempel pada biji kopi. Berikut ini adalah langkah-langkah RWP:
- Sortasi buah kopi. Pilihlah buah kopi yang matang, sehat, dan tidak cacat. Buanglah buah kopi yang busuk, hijau, atau berjamur. Bersihkan juga buah kopi dari ranting, daun, atau kotoran lainnya.
- Pengupasan kulit buah. Masukkan buah kopi ke dalam mesin pengupas kulit buah atau pulper. Mesin ini akan memisahkan kulit buah dan daging buah dari biji kopi. Biji kopi yang sudah dikupas disebut dengan biji kopi basah.
- Pencucian biji kopi basah. Cuci biji kopi basah dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa daging buah dan lapisan lendir yang menempel pada biji kopi. Biji kopi basah yang sudah dicuci disebut dengan biji kopi bersih.
- Perendaman biji kopi bersih. Rendam biji kopi bersih dalam air selama 12-24 jam untuk melakukan fermentasi. Fermentasi adalah proses penguraian bahan organik oleh mikroorganisme. Fermentasi akan membantu menghilangkan sisa-sisa lendir dan meningkatkan rasa dan aroma biji kopi.
- Pengeringan biji kopi bersih. Tiriskan biji kopi bersih dari air perendaman dan jemur di bawah sinar matahari sampai kadar airnya mencapai 12-13%. Balik-balik biji kopi secara teratur agar pengeringannya merata dan tidak terjadi jamur.
Untuk memudahkan anda dalam mengolah biji kopi robustayang siap di sajikan, anda bisa mengunakan mesin pengupas kopi basah untuk mengupas kopi dengan cepat dan menghemat energi.
2. Robusta Dry Process (RDP)
Berikut adalah langkah-langkah cara mengolah biji kopi Robusta Dry Process (RDP)
Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas dan cita rasa kopi robusta adalah cara pengolahannya. Ada berbagai macam cara mengolah biji kopi robusta, namun salah satu yang paling populer adalah Dry Process (RDP).
- Pemetikan buah kopi. Langkah pertama adalah memetik buah kopi yang sudah matang dan berwarna merah. Buah kopi yang dipetik harus sehat dan tidak cacat, karena akan mempengaruhi hasil akhir pengolahan. Buah kopi yang sudah dipetik kemudian dibersihkan dari ranting, daun, dan kotoran lainnya.
- Penjemuran buah kopi. Langkah kedua adalah menjemur buah kopi di bawah sinar matahari langsung. Buah kopi ditata rapi di atas tikar bambu atau karung goni di tempat yang datar dan terbuka. Buah kopi harus dijemur selama 2-4 minggu dengan dibalik setiap hari agar proses pengeringan merata. Buah kopi juga harus dilindungi dari hujan dan hewan liar yang bisa merusaknya.
- Pengupasan kulit buah kopi. Langkah ketiga adalah mengupas kulit buah kopi yang sudah kering. Kulit buah kopi bisa diupas dengan menggunakan mesin pengupas atau secara manual dengan tangan. Kulit buah kopi harus diupas dengan hati-hati agar tidak merusak biji kopi di dalamnya.
- Pemisahan biji kopi. Langkah keempat adalah memisahkan biji kopi dari kulit dan daging buahnya. Biji kopi bisa dipisahkan dengan menggunakan mesin pemisah atau ayakan manual. Biji kopi kemudian dibersihkan dari sisa-sisa kulit dan daging buah yang masih menempel.
- Penggolongan biji kopi. Langkah kelima adalah menggolongkan biji kopi berdasarkan ukuran, bentuk, warna, dan bobotnya. Biji kopi bisa digolongkan dengan menggunakan mesin penggolong atau secara manual dengan mata telanjang. Biji kopi kemudian disortir menjadi beberapa grade atau tingkatan sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.
Itulah metode robusta wet process (RWP) dan robusta dry process (RDP) yang anda bisa ketahui dan anda bisa mencoba membuatnya di rumah. Dengan menggunakan mesin pengupas kopi basah anda bisa menghemat energi dan mempercepat pekerjaan anda dalam membuat kopi.
Saya merupakan seorang penulis di yentit.com dengan minat yang besar terhadap perkembangan teknologi, khususnya di bidang IT. Saya juga senang belajar hal-hal baru dan berbagi informasi seputar bisnis serta berbagai tips terkini.