Ingin Tahu Seluk Beluk Cara Pembuatan Kertas? Yuk Simak!

Bagaimana cara pembuatan kertas? Pertanyaan tersebut mungkin pernah terlintas di benak anda. Anda perlu mengetahui seluk beluk cara pembuatan kertas, agar anda dapat memilih kertas yang terbaik untuk digunakan.

Kertas adalah benda yang sering kita temui di sekolah, rumah, kantor, percetakan dll. Namun masih banyak orang yang belum mengerti bagaimana proses cara pembuatan kertas, padahal mereka telah menggunakannya bertahun-tahun lamanya.

Bahan utama yang digunakan untuk membuat kertas adalah kayu. Di Indonesia kayu yang umumnya digunakan dalam pembuatan kertas adalah Akasia, karena kayu jenis ini berserat pendek dan mudah diolah jika dicampur dengan kayu yang berserat panjang atau kayu pinus yang dapat memperkuat kertas.

Untuk kertas kertas yang sudah tidak terpakai tentunya kita bisa memanfaatkan kembali dengan mendaur ulang.  Kita dapat memanfaatkan Mesin Penghancur Kertas dengan kualitas terbaik di Toko Grosir Mesin. Anda dapat membuat kertas sendiri dengan cepat dan efisien dengan bantuan mesin tersebut.

Untuk lebih jelasnya tentang cara pembuatan kertas dan bahan apa saja yang digunakan yuk simak dibawah ini.

Apa Saja Bahan Yang Dapat Digunakan Untuk Membuat Kertas?

Bahan-Bahan Baku yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

    1. Kayu, sangat umum digunakan untuk membuat kertas. Jenis kayu yang digunakan adalah yang mempunyai banyak serat dan sedikit kandungan air.
    2. Bambu, Negara China, Korea, dan Jepang menggunakan batang pohon bambu untuk membuat kertas. Karna selain mudah didapat, harganya juga lebih murah.
    3. Pohon Papirus, Bangsa Mesir menggunakan pohon papirus dalam pembuatan kertas. Dalam sejarah bangsa mesir telah menjadi pelopor pembuatan kertas di dunia.
    4. Kulit Binatang, selain pohon pohonan ternyata kulit jenis domba dapat digunakan dalam pembuatan kertas. Dikarnakan bahan mudah didapat walau tidak sebanyak kayu maupun bambu.

Bagaimana Cara Pembuatan Kertas?

Proses Pembuatan Kertas

Proses pembuatan kertas mencakup 5 langkah penting berikut ini:

  1. Penelitian di laboratorium kultur jaringan tujuannya untuk mendapatkan pohon dengan serat terbaik
  2. Proses menanam dan penumbuhan pohon muda di kebun bibit
  3. Selanjutnya memindahakan pohon muda ke perkebunan terbarukan
  4. Mengolah batang kayu agar menjadi bubur kertas
  5. Terakhir yaitu, Mengolah bubur kertas menjadi kertas siap pakai

Berikut ini adalah penjelasan lebih jelasnya dari setiap langkah dan prosesnya :

  1. Kultur jaringan

Kultur jaringan RAPP salah satu aktifitas Research and Development dengan mengembangan bibit akasia terbaik.

Mungkin Anda sudah tahu bahwa bahan utama pembuatan kertas adalah pohon. Namun, ini tidak berarti bahwa sebagian besar pohon di hutan akan ditebang untuk membuat kertas.

Perjalanan pembuatan kertas dimulai di laboratorium kultur jaringan. Di sini, para peneliti mengkloning pohon terbaik yang di tanaml, mereka memiliki sifat serat yang baik dan tahan terhadap hama dan penyakit.

Sampel tersebut kemudian memasuki tahap pemuliaan, dimana setiap tunas digunakan untuk menghasilkan ribuan bibit secara mandiri. Benih terbaik akan memasuki fase pembaruan.

Pada titik ini, mereka akan tumbuh menjadi tanaman kecil yang cukup kuat untuk dipindahkan ke luar ruangan.

2. Kebun Bibit

Kebun Bibit APRIL-RAPP: Kebun Pembibitan RAPP di Pangkalan Kerinci, Riau

Proses berikutnya adalah di kebun bibit. Di sini, bibit dari kultur jaringan tumbuh bersama dengan potongan tipis kayu yang dihasilkan di persemaian menjadi anakan setinggi sekitar 20 hingga 26 cm.

Proses ini memakan waktu sekitar dua bulan. Dalam prosesnya, pohon muda dirawat dengan hati-hati.

3.  Perkebunan Terbarukan

seluk Beluk Cara Pembuatan Kertas

Selanjutnya, pindahkan anakan ke perkebunan dan tanam selama lima hingga enam tahun ke depan. Pohon-pohon ini menyerap karbondioksida sebagai bahan baku utama pertumbuhan dan memberikan oksigen ke udara hingga siap dipanen.

Setelah panen, anakan baru akan digunakan untuk menanam di perkebunan, dan siklusnya akan berulang.

4. Proses Pengolahan

Ingin Tahu Seluk Beluk Cara Pembuatan Kertas? Yuk Simak!

Kayu gelondongan atau batang kayu yang telah dipanen kemudian dipindahkan ke pabrik pulp, di mana kayu tersebut dimasukkan ke dalam drum debarking untuk membuang kulit kayu. Jika tidak dibersihkan, kotoran yang menempel di atasnya akan membuat kayu semakin sulit untuk diproses.

Kayu gelondongan yang sudah dibersihkan kemudian dipindahkan ke pemotong kayu dan dipotong kecil-kecil, panjang yang ideal adalah 7 sampai 45 mm dan ketebalan tidak lebih dari 8 mm.

Masukkan serpihan kayu ke dalam digester, lalu masak semuanya pada suhu 170 ° C untuk melepaskan lem alami yang mengikat serat kayu menjadi satu.

Pada tahap ini, campuran berupa pulp, yang dapat dikeringkan menjadi produk dengan hasil tinggi, seperti kertas koran. Namun, untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi (seperti kertas tulis), dibutuhkan lebih banyak proses.

5. Proses pembuatan kertas

Cara Pembuatan Kertas

Pulp tersebut dimasukkan ke dalam mesin kertas, yang hampir empat kali panjang kolam renang Olimpiade. Pulp akan melewati mesin dengan kecepatan sekitar 90 km / jam, sambil dipanaskan untuk menghilangkan sisa airnya, sebelum menjadi lembaran kertas.

Kemudian gulung kertas tersebut menjadi gulungan raksasa dengan lebar 8,5 meter.

Tahap selanjutnya adalah proses pemotongan. Gulungan jumbo akan dipotong agar sesuai dengan ukuran produk akhir.  Dan selesai, kertas baru sudah dapat digunakan dan dikemas dikirim ke pelanggan.

Demikian informasi mengenai Cara Pembuatan Kertas semoga dapat bermanfaat untuk teman-teman semua ya, See you..