Sebuah website tidak hanya membutuhkan desain yang menarik. Susunan halaman juga menentukan seberapa mudah pengunjung menemukan informasi yang mereka cari. Ketika pemilik website mengatur halaman secara sembarangan, pengunjung dapat kesulitan memahami hubungan antara satu informasi dengan informasi lainnya. Karena itu, pengaturan hierarki halaman menjadi bagian penting dalam membangun struktur website yang rapi.
Hierarki halaman menunjukkan tingkatan dan hubungan antarhalaman. Halaman utama berada pada posisi paling atas, kemudian mengarah ke kategori, subkategori, hingga halaman yang membahas informasi secara lebih spesifik. Struktur seperti ini membantu website memiliki alur yang jelas dan tidak terasa seperti kumpulan halaman yang berdiri sendiri.
Menentukan Halaman Utama Website
Pengaturan hierarki halaman dapat dimulai dengan menentukan halaman yang menjadi pusat informasi. Biasanya, halaman utama menjadi titik awal bagi pengunjung untuk mengenal isi website.
Dari halaman utama tersebut, pemilik website dapat menentukan beberapa kategori penting. Untuk website bisnis, kategori tersebut bisa berupa layanan, produk, informasi perusahaan, dan artikel. Untuk website yang berfokus pada informasi, kategori dapat mengikuti kelompok topik yang sering dibahas.
Penentuan halaman utama sejak awal membantu pemilik website membuat struktur yang konsisten ketika menambahkan konten baru.
Membagi Konten Berdasarkan Kategori
Setelah menentukan halaman utama, kelompokkan konten berdasarkan topik yang memiliki hubungan. Jangan mencampurkan pembahasan yang tidak berkaitan dalam satu kategori karena hal tersebut dapat membuat struktur website sulit dipahami.
Sebagai contoh, website tentang digital marketing dapat memiliki kategori SEO, media sosial, content marketing, dan strategi pemasaran. Setiap kategori kemudian dapat memiliki beberapa halaman atau artikel yang membahas topik secara lebih spesifik.
Pembagian seperti ini membuat pengunjung lebih mudah memilih informasi sesuai kebutuhan tanpa harus membuka halaman satu per satu.
Menentukan Tingkatan Halaman
Tidak semua halaman memiliki tingkat kepentingan yang sama. Beberapa halaman menjadi pusat pembahasan, sedangkan halaman lainnya berfungsi sebagai pendukung.
Pemilik website dapat menempatkan halaman dengan topik luas pada tingkat yang lebih tinggi. Setelah itu, halaman dengan pembahasan yang lebih khusus dapat berada di bawahnya.
Contohnya, kategori “SEO” dapat menjadi halaman tingkat atas. Di bawahnya terdapat pembahasan seperti SEO on-page, keyword research, internal link, dan search intent. Hubungan tersebut menciptakan alur yang mudah diikuti oleh pengguna.
Menghubungkan Halaman yang Saling Berkaitan
Hierarki yang baik membutuhkan hubungan antarhalaman. Internal link dapat membantu membangun hubungan tersebut. Ketika sebuah artikel membahas topik yang berkaitan dengan halaman lain, tambahkan tautan yang relevan agar pengunjung dapat melanjutkan pencarian informasi.
Internal link juga membantu mesin pencari menemukan halaman lain dalam website. Gunakan anchor text yang menggambarkan isi halaman tujuan sehingga pengguna memiliki gambaran sebelum membuka tautan.
Hindari menambahkan tautan hanya untuk memenuhi jumlah internal link. Utamakan hubungan yang memang memberikan manfaat bagi pembaca.
Menjaga Kedalaman Struktur Tetap Wajar
Website dengan terlalu banyak tingkatan dapat membuat pengunjung membutuhkan banyak langkah untuk mencapai informasi. Karena itu, pemilik website perlu menjaga kedalaman struktur tetap sederhana.
Jika sebuah halaman penting berada terlalu jauh dari halaman utama, pengunjung mungkin kesulitan menemukannya. Sebaiknya tempatkan informasi penting pada tingkatan yang mudah dijangkau.
Struktur yang ringkas juga membantu proses pengelolaan website. Pemilik dapat menambahkan halaman baru tanpa harus membuat jalur navigasi yang terlalu panjang.
Menyesuaikan Hierarki dengan Tujuan Website
Setiap website memiliki kebutuhan yang berbeda. Website toko online tentu membutuhkan struktur yang berbeda dari blog, portal berita, atau website perusahaan.
Pada toko online, hierarki dapat mengikuti kategori produk, jenis produk, hingga halaman detail. Sementara itu, website perusahaan dapat mengutamakan layanan, informasi perusahaan, portofolio, dan kontak.
Sesuaikan hierarki dengan cara pengunjung mencari informasi. Dengan begitu, struktur website tidak hanya terlihat rapi, tetapi juga memiliki fungsi yang jelas.
Mengevaluasi Struktur Secara Berkala
Hierarki halaman perlu mengikuti perkembangan website. Ketika jumlah konten bertambah, beberapa kategori mungkin menjadi terlalu luas atau justru tidak lagi relevan.
Lakukan pemeriksaan secara berkala untuk melihat apakah setiap halaman berada pada kategori yang tepat. Periksa juga tautan yang mengarah ke halaman lama, halaman yang sulit ditemukan, dan konten yang memiliki pembahasan terlalu mirip.
Evaluasi membantu menjaga struktur website tetap teratur meskipun jumlah halaman terus berkembang.
Kesimpulan
Pengaturan hierarki halaman membantu website membangun hubungan yang jelas antara halaman utama, kategori, subkategori, dan konten pendukung. Struktur yang sederhana, pembagian topik yang tepat, internal link yang relevan, serta evaluasi rutin dapat membuat website lebih mudah dijelajahi. Jika membutuhkan strategi optimasi yang lebih terarah, jasa SEO profesional dapat membantu mengevaluasi struktur halaman sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan website.
Rahma Yani adalah seorang pelajar yang memiliki minat di bidang SEO dan digital marketing serta aktif mempelajari strategi optimasi untuk meningkatkan visibilitas website di mesin pencari.