Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang batik tulis jogja yang berkualitas bagus dan merupakan khas kota . Simak berikut ini.

Pengertian

batik tulis jogja

Batik Tulis Jogja adalah hasil dari proses produksi batik dengan teknis pembuatan motifnya ditulis langsung dan secara manual oleh pembatik. Untuk menulisnya, bisa menggunakan canting yang terbuat dari tembaga yang dilengkapi gagang dari bambu.

Ujung dari canting mempunyai  lubang yang bermacam-macam, jadi dapat mengatur ukuran motifnya. Selain itu, ada yang dinamakan dengan nyamplung yaitu bak penampung canting .

Isi dari alat ini ialah cairan malam atau pewarna, tergantung dari teknik batik yang nantinya akan digunakan. Batik tulis warna adalah teknik batik tulis dengan menorehkan cairan malam melalui canting tulis.

Cara pembuatan batik tulis malam hampir sama dengan batik cap. Perbedaanya dapat dilihat pada motifnya, batik cap motifnya berulang-ulang, sedangkan batik tulis malam motifnya unik seperti menggambar dengan bebas.

Perlu diperhatikan cucuk canting harus berlubang dan harus ditiup supaya membran cairan muda terbuka.

Setelah itu, cairan malam baru dapat dioleskan sesuai motif yang telah digambar terlebih dahulu pada kain batik.

Langkah selanjutnya yaitu proses pewarnaan. Batik tulis jogja colet warna ialah teknik batik tulis dengan menorehkan warna melewati canting tulis langsung ke kain.

Cara pembuatan batik tulis colet ini sama dengan melukis di kanvas dan kemampuan serta kreatifitas tangan pembatik sangat dibutuhkan  untuk hasil yang indah.

Perlu juga diperhatikan cara-cara pembuatan batik tulis. Langkah awal, bentangkan kain mori, gambar sketsa yang akan dibuat menggunakan pensil. Selanjutnya, cairan warna ditorehkan menggunakan canting tulis secara teliti.

Ketiga, kemudian setelah selasai ditorehkan cairan malam untuk satu pakaian selanjutnya ialah proses pewarnaan.

Kemudian bilas soda, jemur, dan di setrika dengan baik. Terakhir, jika yang ditorehkan merupakan zat pewarna dan sudah selesai semuanya untuk satu pakaian, kemudian selanjutnya ialah klerak yang berguna untuk mengkilapkan warna dan memperkuat bahanya.

Nah, supaya mudah dikenal Batik tulis mempunyai ciri-ciri yaitu motifnya tidak berulang, kombinasi warna dapat lebih banyak dan warna dasarnya bisa gelap atau cerah.

Ciri-ciri Batik Tulis Jogja

Ciri-ciri batik tulis jogja yaitu tanda-tanda yang mudah dikenal secara visual baik pada batik tradisi maupun non tradisi, antara lain ialah :

1. Tidak terdapat ciri bolak-balik yang berulang dengan cepat pada pola desain batik tulis.
2. Bentuk motif batik garis dan isen-isen tidak berulang sama baik dalam suatu desain maupun desain ulangnya.
3. Kain batik tulis berbau lilin batik.
4. Bila ada remukan lilin (khususnya yang sengaja dibuat), tidak akan dapat secara teratur dan berulang.
5. Warna batik tulis kedua bidang bolak-balik sama.

Tips Memilih batik Tulis Jogja  Berkualitas :

1. Perhatikan jenis batik

Sebelum membeli batik sebaiknya tentukan terlebih dahulu jenis batik yang dipilih antara batik cetak atau tulis. Biasanya batik tulis mempunyai kualitas lebih baik dibandingkan dengan batik cetak. Harga yang ditawarkan juga lebih mahal.

Batik tulis lebih mahal karena proses pembuatannya lebih rumit dan membutuhkan waktu lama. Batik tulis juga masih menggunakan alat tradisional yaitu canting untuk membuat pola di batik tersebut. Jadi batik tulis memang terlihat klasik dan mempunyai nilai historis sendiri.

2. Perhatikan Jenis bahan

Langkah selanjutnya untuk memperoleh kualitas batik yang baik perhatikan pula jenis bahan batik tersebut. Sebaiknya pilih batik dengan bahan katun jika akan dipakai beraktivitas sehari-hari. bahan katun dapat menyerap keringat sehingga mengurangi rasa gerah.

Batik katun juga nyaman untuk dipakai tidak terlalu panas. Jika batik tersebut digunakan untuk berpesta atau menghadiri acara penting maka sebaiknya pilih bahan dasar batik dari sutera. Ke dua bahan tersebut terbilang bahan terbaik untuk jenis bahan batik.

3. Meraba Cetakan Warna Batik

Sebelum membeli batik hendaknya meraba warna cat yang ada di kain tersebut. Pastikan warna yang ada di kain batik tidak menempel pada tangan. Jika pewarna tersebut membekas di tangan maka kualitas pewarnaan dari batik tersebut kurang baik. Hal tersebut bisa menyebabkan luntur atau kusam batik dan lambat laun menjadi pudar.

4. Membalik Bahan

Sebelum memastikan membeli batik, cobalah untuk melihat bagian luar dan dalam kain tersebut. Biasannya kualitas baik dilihat dari kesamaan motif yang ada pada ke dua bagian tersebut. Jika terlihat sama maka batik tersebut sudah melalui proses yang detail dan warna lebih awet dibandingkan kain batik bagian luar ataupun dalamnya berbeda.

Sekian terimakasih. Semoga bermanfaat.