Cara budidaya melon madu– Melon madu adalah salah satu jenis buah melon yang belakangan ini menjadi pilihan masyarakat dibandingkan dengan melon pada umumnya. Hal ini dikarenakan melon madu selain rasanya yang sangat manis. Juga mempunyai masa penyimpanan yang cukup lama.

Harga melon madu masih dapat dijangkau oleh masyarakat luas. Budidaya melon madu dapat dilakukan di lahan tersendiri yang khusus. Yang diperuntukkan untuk budidaya melon madu (diberi mulsa plastik dan diusahakan secara intensif). Dapat di polybag, bisa juga di lahan sawah yang bekas unutk tanaman padi.

Cara Budidaya Melon Madu- Persiapan Lahan

Cara Budidaya Melon Madu

Lahan tidak memerlukan pengolahan lahan yang sangat sempurna, karena penanaman bisa dilakukan di lahan bekas tanam padi, sehingga hanya dibuat saluran – saluran air kira-kira sedalam 30 cm. Kemudian dibuat bedengan – bedengan dengan lebar kurang lebih 1 meter, panjang sesuai dengan panjang lahan yang akan ditanam.

Di atas bedengan diberi jerami padi untuk mulsa. Setelah bedengan siap dan juga sudah diberi jerami sebagai mulsa kemudian dibiarkan beberapa waktu sambil menunggu penanaman.

Penanaman

Sehari sebelum penanaman lahan digenangi oleh air. Penggenangan cukup dilakukan pada saluran – saluran diantara bedengan tersebut. Setelah tergenang sekitar 5 jam kemudian air dikeluarkan dari lahan lewat saluran pembuangan.

Penggenangan ini bertujuan agar tanahnya tetap lembab sampai penanaman sehingga kebutuhan air bagi tanaman dapat terpenuhi. Tanah digali untuk dibuat lobang tanam. Bibit yang sudah diseleksi dipindah tanam sekalian dengan media tanamnya yaitu bulatan tanah. Untuk tanaman yang baru ini, tindakan yang rutin ialah penyiraman.

Selama 1 minggu tanaman disiram sehari 2 kali yaitu pada waktu pagi dan sore hari. Selanjutnya hanya disiram apabila tanahnya kering. Jarak tanam yang digunakan yaitu 0,7 m x 4 m. Dalam 1 ha potensi jumlah bibit yang ditanam yaitu mencapai 3500 batang tanaman melon madu.

Pemupukan

Pupuk susulan dilakukan 4 kali yakni pada usia 10 hari, usia 25 hari, tahap pembungaan dan juga tahap mulai pembuahan. Pupuk yang digunakan ialah pupuk NPK Mutiara. Per hektar pupuk yang dibutuhkan ialah 200 kg. Cara pemupukannya yaitu dengan menaburi pupuk disekitar tanaman lalu dilakukan penyiraman.

Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan pada cabang lateral yang tumbuh dipangkal batang sampai ruas ke – 8. Cabang tanaman yang dipelihara ruas ke – 9 sampai ke -11. Jika ukuran buah sudah sebesar telur maka buah yang disisakan yaitu hanya 1 buah saja. Dipilih buah yang besar dan juga bentuknya bulat sempurna.

Pengendalian Hama dan Penyakit Melon

Hama dan juga penyakit tanaman melon memang banyak ragamnya baik jenis serangga, kutu, bakteri, jamur dan juga virusnya. Inilah yang kadangkala yang menyebabkan keengganan petani untuk bercocok tanam melon.

Namun dengan mempelajari gejala yang muncul maka bisa diketahui jenis hama yang menyerang. Dan selanjutnya kita bisa menentukan cara pengendalian atau cara mengatasi serangan hama tersebut. Seringkali juga penyakit yang timbul akibat dari serangan dari hama.

Kondisi lingkungan Indonesia yang tropis juga sangat rentan terjadinya serangan hama dan penyakit. Hama yang biasa menyerang tanaman melon madu antara lain yaitu kutu daun, lalat buah, ulat daun, thrips dan juga tungau. Sedangkan penyakit yang sering terjadi pada budidaya melon madu yaitu antraknosa, busuk buah, busuk batang dan juga mozaik.

Penyakit Layu menyebabkan tanaman bisa menjadi layu permanen. Apabila batang diiris melintang, tampak pembuluh xylem yang berwarna menghitam. Ada 2 jenis penyakit layu dan juga berdasar penyebabnya.

Yaitu penyakit layu fusarium yang disebabkan oleh jamur dan juga layu bakteri yang disebabkan oleh bakteri. Tanah yang mempunyai pH tanah rendah, tanaman mudah sekali terkena serangan penyakit layu. Taburi tanah dengan kapur dolomit sesuai dengan kebutuhan. Musnahkan tanah yang terserang dan juga setelah panen melakukan pergiliran tanaman.

Cara Budidaya Melon Madu- Panen

Cara Budidaya Melon Madu

Melon madu dipanen ketika tanaman sudah berusia 60 hingga 75 HST. Ciri melon madu sudah matang yaitu warna buah sudah mulai berubah, terdapat retak pada tangkai buah tersebut, jaring pada tangkai buah sudah mulai jelas dan juga tegas serta aroma buah yang tajam.

Melon madu yang akan dipanen sebaiknya dengan tingkat kematangan 90 % dan juga sekitar 3 sampai 7 hari lagi akan matang penuh. Panen yang baik pada waktu pagi hari dari jam 8 sampai 11. Pemamenan memakai pisau atau gunting. Tangkai dipotong seperti huruf T menggunakan pisau atau gunting.

Demikianlah artikel tentang cara budidaya melon madu. Jika  anda ingin tahu lebih rinci dan lengkap silahkan liat di website cara budidaya melon. Sekian dan Terima kasih.