Mie merupaan bahan olahan makanan alternatif yang menjadi kuliner favorit di berbagai negara dipenjuru dunia. Berdasarkan penemuan para peneliti, jejak/bekas bahan mie tertua ditemukan di daratan China diperkirakan berumur 4.000 tahun. Cara buat mie keriting ini diketahui masih sama jika dibuat dengan cara manual.

Latar belakang penciptaan bahan mie tersebut diduga karena keinginan para pedagang pengelana China yang ingin membawa makanan berbahan beras yang mampu disimpan dan bertahan lama hingga berbulan-bulan. Kesimpulannya adalah bangsa China adalah yang pertama kali membuat mie. Nah, setelah itu baru deh resep pembuatan mie menyebar hingga ke berbagai penjuru dunia yang dibawa oleh kaum pedagang.

Ada beberapa hal yang sedikit banyak mempengaruhi kualitas rasa dari mie keriting untuk oalah mie, yang pertama dari jenis bahan, kemudian pemilihan bahan segar untuk pembuatannya sampai cara membuat dan menyajikan mie. Tidak perlu pusing – pusing jika sobat ingin menyiapkan mie untuk olahan mie yang enak di mana pun sobat berada, karena kalau sudah tahu triknya maka hidangan ini mampu menjadi sajian spesial.

Jika sobat ragu untuk membeli mie keriting, sobat juga bisa mencoba untuk membuatnya sendiri dirumah. Bagi sobat yang ingin mencoba untuk membuat mie keriting baik untuk di konsumsi sendiri ataupun dijual, berikut ini kami akan memberitahukan tentang cara membuat mie keriting yang enak dan lezat.

Cara Buat Mie Keriting

Bahan – Bahan yang Diperlukan:

  • 300 gram tepung terigu protein tinggi
  • 1 sdt garam
  • 3 buah telur ayam
  • 1 sdt minyak goreng
  • Tepung terigu secukupnya untuk taburan

Cara membuat mie keriting :

  1. Pertama, campurkan 300 gr tepung terigu dengan 1 sdt garam sampai tercampur rata.
  2. Kemudian, masukkan minyak dan telur ke dalam tepung. Lalu, uleni adonan sampai adonan menjadi lembut dan mengkilat.
  3. Setelah itu, bungkus adonan menggunakan serbet makan yang bersih. Lalu, biarkan adonan pada suhu kamar selama 30 menit.
  4. Selanjutnya, bagi adonan menjadi 4 bagian. Lalu, buat adonan menjadi berbentuk pipih dengan menggunakan mesin pada tingkat 1 (ukuran paling besar).
  5. Setelah itu, tekuk adonan dan pipihkan dengan searah bukan dari sebelah atas sampai bawah.
  6. Kemudian, lakukan proses itu sampai adonan menjadi lembut dan rata.
  7. Setelah adonan dipipihkan dengan menggunakan mesin tingkat 1 dan adonan sudah menjadi halus, maka lanjutkan pipihkan adonan sampai ke tingkat 2, 3, 4 atau bahkan tingkat 5 jika sobat ingin adonan yang lebih tipis.
  8. Jika sobat sudah merasa adonan menjadi tipis, letakkan adonan pipih tadi diatas serbet makan yang sudah di taburi dengan tepung terigu.
  9. Lalu, biarkan adonan tersebut sampai kering kira – kira selama 30 menit. Sambil menunggu, pipihkan 3 adonan yang lain seperti proses yang sebelumnya.
  10. Kemudian, jika sudah selesai maka potong adonan pipih menggunakan cetakan mie, lalu taburkan sedikit tepung terigu pada mie dan biarkan mie kering selama 30 menit.
  11. Jika mie sudah kering, didihkan air yang dicampuri garam. Lalu, rebus mie homemade ini selama 3 menit.
  12. Mie keriting yang sobat buat sudah siap untuk di sajikan menjadi berbagai macam olahan mie.

Itulah cara membuat mie keriting. Tetapi selain itu, ada beberapa tips untuk membuat mie yang kenyal.

6 Tips Membuat Mie Keriting

  • Sebelum adonan digiling, diamkan adonan mie terlebih dahulu selama kurang lebih 20 menit agar adonan kenyal dan tidak mudah putus.
  • Gunakan air yang bersih saat merebus mie.
  • Gunakan tepung terigu yang mengandung protein tinggi.
  • Pastikan mie yang sobat buat memiliki warna yang rata, tekstur mie tidak mudah lembek dan terasa lembut. Dengan begitu, mie yang sobat buat akan terasa lebih enak.
  • Sobat bisa melakukan beberapa cara untuk mengawetkan mie yang sudah sobat buat yaitu dengan menggunakan cara pengukusan, mie dikukus terlebih dahulu lalu di goreng, di jemur, dan di kukus lalu di jemur.
  • Setelah semua proses itu, masukkan hasil mie yang sudah di giling ke dalam plastik agar warnaya tidak cepat berubah.

Sebagai konsumen kita harus pandai memilih mie yang layak dikonsumsi atau yang tidak layak dikonsumsi sama sekali. Lalu bagaimana cara memilih dan menyimpan mie yang baik? Berikut ulasannya

Cara Buat Mie Keriting

1. Ketahui Jenis Mie

Mie dibagi menjadi dua jenis berdasarkan proses pembuatannya, yaitu mie kering dan mie basah. Bahan utama pembuatan mie adalah tepung terigu, minyak goreng, garam, dan telur ayam. Untuk adonan mie basah yang telah dibuat langsung diproses sampai menjadi untaian mie dan bisa langsung diolah.

Sedangkan untuk pengolahan mie kering, mie yang telah diolah, kandunga airya akan dihilangkan hingga benar-benar kering lalu dicetak dan dikemas sesuai beratnya. Untuk pengolahan mie kering harus memalui proses perebusan atau perendaman dengan air hangat agar mie mengembang sempurna dan tidak patah.

Dari bahan-bahan dasarnya, mie dibagi menjadi beberapa jenis seperti, mie telur, mie gandum, mie urai, dan yang saat ini sedang naik daun adalah mie sayuran. Dengan penambahan sayur seperti menggunakan wortel untuk mie wortel, penambahan bayam untuk mie bayam dan bahan ketela ungu untuk mie ungu. Warna alami yang berasal dari sayuran tersebut akan membuat mie sayuran semakin banyak digemari masyarakat.

2. Tips Memilih Mie Basah

Pilih mie yang tidak terlalu mencolok warnanya seperti terlalu kuning untuk mie telur atau terlalu hijau untuk mie sayuran. Mie yang berwarna terlalu terang dikhawatirkan mengandung pewarna tekstil. Tekstur mie harus dalam keadaan baik, tidak berlendir, tidak berbau asam atau apek dan dibungkus dengan baik sesuai standar pengemasan dan tercantum label kadaluarsa.

3. Cara Menyimpan Mie Basah

Mie basah sebaiknya tetap disimpan pada kemasannya dan diletakkan dalam lemari es jika tidak ingin langsung diolah lebih lanjut. Gunakan mie sebelum tanggal kadaluarsa habis agar mie tidak menjadi penyakit/racun jika dikonsumsi. Jika sobat ingin membuat mie basah sendiri, setelah merebus mie, lumuri mie dengan minyak zaitun agar mie tidak menggumpal dan simpan pada wadah kedap udara. Tempatkan mie pada lemari es untuk digunakan sebelum lewat 2 hari. Jika mie sudah lebih dari 2 hari, sebaiknya jangan dikonsumsi lagi.

4. Tips Memilih Mie Kering

Pastikan saat membeli mie kering berada dalam kemasan yang baik, tidak sobek dan tidak berlubang karena suhu udara dan kelembaban pada mie sudah diatur oleh perusahaan pembuat mie. Apabila terjadi kerusakan pada kemasan tidak tertutup kemungkinan mie ikut rusak. Perhatikan juga label kadaluarsa pada mie, pastikan mie memiliki masa kadaluarsa yang panjang, ini memungkinkan penyimpanan lebih lama.

5. Cara Menyimpan Mie kering

Jangan menggunakan mie jika sudah berubah warna dan bau walaupun tanggal kadaluarsanya masih lama, karena mie yang sudah berubah warna dan bau berarti sudah terkontaminasi dengan bahan-bahan lain disekitarnya. Simpanlah mie pada wadah yang kedap udara dan juga hindari dari bahan lain yang berbau tajam supaya mie tetap dalam keadaan baik.

Nah itu lah sobat cara memasak mie keriting yang benar dan resep oalahan mie keriting yang lezat, nikmat, dan maknyus. Mie keriting ini juga bisa sobat gunakan sebagai peluang usaha loh sobat. Jika sobat tertarik untuk mencoba, sobat bisa memulainya dengan memproduksi mie sendiri agar mie keriting buatan sobat memiliki cita rasa yang berbeda. Misalnya dengan sobat membuat mie keriting sendiri denganĀ mesin pembuat mie agar proses pembuatan mie tidak memakan waktu lama dan cepat selesai.

By Bunga

Saya adalah seorang penulis di yentit.com dengan minat yang mendalam pada perkembangan teknologi, khususnya di bidang IT. Selain itu, saya senang belajar hal-hal baru dan berbagi banyak informasi seputar bisnis serta tips terkini dengan pembaca.