Cara membuat kue bolu panggang agar mengembang, cara pembuatan kue tersebut membuat kue ini bisa bertahan lebih lama. Kue bolu panggang juga memiliki tekstur yang lembut dengan rasa yang lezat, sehingga membuat banyak orang ketagihan dengan kue ini. Jenis kue bolu panggang juga memiliki banyak variasi. Kue bolu panggang cokelat kering, bolu panggang mini, bolu panggang pisang, dan sebagainya,  Anda bisa pilih sesuai selera yang anda inginkan.

Kue Bolu Panggang

Kue Bolu Panggang

Bolu panggang sering dihidangkan pada beberapa acara formal maupun nonformal misalnya kita memotong kue saat acara ulang tahun ataupun acara keluarga seperti arisan ataupun reuni. Hidangan bolu panggang memang sangat cocok untuk dijadikan sebagai kudapan manis yang bisa dinikmati pada suasana apapun.

Maka dari itu, banyak sekali para Ibu yang mengandalkan hidangan ini sebagai sajian manis yang pastinya disukai banyak orang. Bahkan tidak jarang para Ibu ingin untuk dapat membuat bolu panggang di rumah sebagai hidangan spesial yang bisa disajikan untuk keluarga.

Beberapa orang rela mengeluarkan uang untuk dapat kursus  cara membuat bolu panggang  dengan sempurna dan yang lainnya lebih memilih untuk mengandalkan resep dari internet ataupun buku panduan cara membuat bolu panggang agar mengembang.

Sebenarnya membuat bolu panggang tidak serumit yang sering dikeluhkan banyak orang, asalkan kita mengikuti langkah-langkah yang benar dan menggunakan bahan-bahan terbaik yang sesuai dengan takaran.

Cara Membuat Kue Bolu Panggang Agar Mengembang

Bahan yang diperlukan:

  • 100 gram tepung terigu serbaguna
  • 125 gram gula pasir
  • 5 butir telur ayam
  • 1/2 sendok vanili bubuk
  • 50 gram margarin yang dilelehkan
  • 1/4 sendok teh baking powder
  • 1 sendok makan cake emulsifier

Cara Membuat Kue Bolu Panggang Agar Mengembang :

  1. Kocok 5 telur yang telah dipersiapkan sebelumnya dengan gula pasir dan juga cake emulsifier menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi hingga mengembang dan terlihat berwarna pucat.
  2. Masukkan campuran vanili, tepung terigu, dan baking powder sedikit demi sedikit pada adonan sambil terus dikocok menggunakan mixer.
  3. Kemudian tuangkan margarin yang telah dilelehkan dan kocok kembali dengan mixer hingga merata.
  4. Setelah adonan tercampur sempurna masukkan adonan ke dalam loyang berukuran 25 cm yang sudah diolesi mentega dan ditaburi tepung terigu agar bolu panggang tidak lengket nantinya.
  5. Pangganglah dengan oven selama 30 menit, sebelumnya oven dipanaskan semlama 5-10 menit agar panas dalam oven merata dan siap memanggang bolu anda.
  6. Tusuk-tusuk dengan tusuk gigi untuk memastikan bahwa bolu anda sudah matang terutama dibagian tengah. Jika masih lengket berarti bolu belum matang tetapi jika sudah tidak lengket anda bisa mengeluarkannya dari oven. Jika bolu belum matang anda bisa menambah waktu pemangganan antara 5 sampai 10 menit hingga bolu benar-benar matang sempurna.
  7. Bolu panggang anda siap untuk dihidangkan!

Tips Cara Membuat Kue Bolu Panggang Agar Mengembang 

Tips Cara Membuat Kue Bolu Panggang Agar Mengembang 

1. Mengocok Gula dan Telur Tidak Terlalu Lama

Banyak orang yang mungkin mengabaikan hal ini sehingga membuat bolu penggang mereka menjadi bantat dan tidak mengembang. Saat proses pengocokan adonan utama yaitu gula dan telur harus dikocok dengan mixer dengan kecepatan tinggi sampai adonan mengembang dan berwarna pucat. Karena anda telah mengocok dengan mixer berkecepatan tinggi tidak perlu waktu lama untuk mengocoknya. Beralihlah pada langkah berikutnya jika anda rasa adonan sudah cukup mengembang dengan sempurna.

2. Pastikan Semua Bahan Sudah Bersuhu Ruang

Ini juga hal yang penting lainnya yang harus anda perhatikan sebelum mulai membuat adonan bolu panggang. Pastikan seluruh bahan sudah berada pada suhu ruang. Jangan sampai anda menggunakan telur yang masih membeku saat membuat adonan bolu, hal ini dapat dipastikan akan membuat bolu anda menjadi bantat atau tidak mengembang dengan sempurna.

3. Pastikan Alat dan Wadah yang Digunakan Kering

Anda juga harus memperhatikan beberapa peralatan juga wadah yang anda gunakan dalam proses pembuatan adonan bolu panggang. Pastikan semua peralatan dan wadah yang digunakan tidak berair bahkan jangan juga menggunakan wadah yang lembab. Tanpa disadari faktor ini juga akan mempengaruhi adonan bolu yang akan beresiko menghasilkan bolu yang bantat saat dipanggang. Jadi lebih baik dicek terlebih dahulu peralatan dan wadah yang anda gunakan.

4. Jangan Gunakan Margarin Leleh yang Sudah Dingin

Menggunakan margarin leleh yang sudah mulai mendingin juga bisa menyebabkan bolu panggang yang anda buat tidak mengembang. Anda bisa mensiasatinya dengan mengubah proses pelelehan margarin. Pastikan anda menggunakan api yang kecil saat melelehkan margarin dan anda bisa berhenti memanaskannya walaupun margarin belum meleleh secara sempurna. Tempatkan margarin leleh pada mangkuk dan pastikan dengan cepat menggunakannya pada adonan yang sudah diberi tepung terigu. Jangan gunakan apabila margarin leleh sudah mulai dingin.

5. Memanaskan Oven Sebelum Memanggang

Hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah memanaskan oven sebelum adonan dimasukkan ke dalam oven. Hal ini untuk mencegah adonan terlalu lama di dalam oven dan bisa menyebabkan adonan yang sudah mengembang menjadi turun kembali. Untuk itu persiapkan oven dengan memanaskannya sekitar 5-10 menit dengan temperatur sedang. Jika oven sudah cukup panas, anda bisa memasukkan adonan untuk dipanggang sesuai waktu yang terdapat dalam resep.

Tips Menyimpan Kue Bolu Agar Tetap Lembut

  1.  kamu bisa menyimpan bolu di tempat penyimpanan kue khusus. Dengan menyimpan bolu di wadah khusus, akan membuat bolu menjadi lebih tahan lama dan tekstur tidak terlalu berubah.
  2. kamu juga bisa membalutkan bolu dengan plastic wrap yang kedap udara. Cara ini bisa membuat bolu bertahan lama serta juga tak merubah tekstur asalnya.
  3. jika kamu kebiasaan menyimpan bolu di lemari es tanpa penutup, maka sebaiknya cara itu harus dihentikan. Sebelum memasukkan bolu ke dalam lemari es, maka kamu terlebih dahulu menyimpannya di dalam wadah kedap udara, baru kemudian diletakkan di dalam lemari es.

Baca juga:Cara Membuat Kue Bolu Rasa Pandan

Tips Memilih Tepung Terigu yang Baik Untuk Kue

1. Pilih berdasarkan jenis kue atau roti yang akan dibuat. Pemilihan tepung yang kamu gunakan akan memengaruhi hasil. Jika kamu ingin membuat kue bertekstur renyah maka bisa menggunakan tepung terigu protein sedang.

2. Perhatikan kandungan gluten atau protein pada tepung. Semakin tinggi kandungan gluten akan semakin mengembang.

3. Pilihlah tepung terigu yang terbuat dari gandum utuh agar lebih sehat. Di pasaran kini banyak kue maupun roti yang terbuat dari bahan gandum. Pasalnya tepung terigu gandum utuh juga kaya akan serat dan memiliki kandungan gula yang rendah (di bagian kulit) yang cukup diminati.

Jenis – Jenis Tepung Terigu

Jenis - Jenis Tepung Terigu

1. Tepung Terigu Protein Rendah

Tepung terigu protein rendah umumnya memiliki kadar protein di bawah 11%. Karena kadar gluten tepung ini sangat mini. Alhasil tekstur resep makanan yang dihasilkan pun lebih garing, rapuh, dan mudah patah.

Tepung terigu protein rendah sering diolah menjadi aneka sajian yang renyah dan tidak memerlukan tekstur elastis. Misalnya, kue kering, biskuit, dan aneka gorengan atau camilan bertekstur garing.

Tepung ini tidak banyak menyerap air. Rendahnya kandungan gluten pada jenis tepung terigu ini, membuat daya serap air di adonan resep kue atau makanan rendah. Adonan resep kue atau masakan yang tidak mengandung banyak air akan menjadi lebih renyah dan tahan lama saat disimpan.

2. Tepung Terigu Protein Sedang.

Tepung ini memiliki kandungan protein antara 11-13%. Di pasaran, jenis ini juga dikenal sebagai all-purpose flour atau tepung serbaguna karena memang bisa digunakan untuk hampir semua jenis masakan.

Tepung terigu berprotein jenis ini juga menghasilkan tekstur makanan yang lembut dan agak mengembang. Di dunia bakery, kamu bisa menggunakan tepung ini untuk kue-kue basah seperti wafel, roti, cake, pancake dan martabak. Kamu juga bisa memanfaatkan tepung protein sedang untuk membuat kue kering seperti nastar dan kastengel agar teksturnya lebih kokoh dan tidak mudah hancur.

3. Tepung Terigu Protein Tinggi.

Jenis tepung ini memiliki daya serap yang tinggi terhadap cairan. Tepung terigu berprotein tinggi memiliki kadar protein 14%-16%. Gluten yang ada dalam tepung ini memengaruhi tingkat elastisitas dan kekenyalan jenis resep masakan yang dihasilkan.

Tepung ini juga memiliki karakteristik mudah dicampur, difermentasikan dan mudah digiling. Umumnya terigu ini dipakai untuk jenis resep makanan yang memerlukan tekstur kenyal dan elastis. Cocok dipakai untuk membuat roti, donat, pasta, mie dan lainnya, tepung terigu ini terbuat dari gandum keras.

4. Self Raising Flour.

Di toko-toko swalayan, tepung ini biasanya telah ditambahkan bahan pengembang dan garam. Kamu tidak perlu menambahkan bahan pengembang lagi ketika mengolahnya menjadi adonan. Tapi jika kamu sulit mendapatkannya, kamu bisa mencampurkan 1 sdt baking powder ke dalam 1 kg tepung terigu sebagai alternatifnya. Self raising flour sangat cocok digunakan untuk membuat cake, pancake, muffin, bapel, dan kue kering.

5. Tepung Gandum Utuh.

Yang kelima ada tepung gandum utuh yang biasanya disebut sebagai whole meal flour atau whole wheat flour. Tepung ini dibuat dengan menggiling biji gandum utuh tanpa menghilangkan kulitnya, sehingga warna dari tepung ini cenderung agak kecoklatan. Biasanya memiliki tekstur yang agak kasar dan tidak seperti tepung jenis lainnya.

Tepung gandum utuh memiliki kadar protein yang tinggi, sehingga sangat menyerap cairan dan kaya akan serat. Umumnya hasil makanan yang menggunakan jenis tepung ini akan lebih berat, padat dan memiliki cita rasa yang khas serta unik. Tepung gandum utuh biasanya digunakan untuk membuat aneka roti dan kue kering.

Tips Memilih Telur yang Bagus dan Berkualitas

Tips Memilih Telur yang Bagus dan Berkualitas

Cara memilih telur yang bagus dan berkualitas penting diketahui setiap orang. Pasalnya, telur merupakan salah satu makanan yang paling sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Tidak hanya dikonsumsi menjadi lauk, telur juga digunakan sebagai bahan untuk kue.

Harganya yang murah dan dapat dimasak menjadi berbagai macam olahan membuat telur sangat digemari. Apalagi, makanan satu ini juga memiliki kandungan gizi yang melimpah. Tidak heran jika telur memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan dan kecantikan.

1. Hindari Cangkang Telur yang Sudah Retak

Cara memilih telur yang bagus dan berkualitas pertama adalah menghindari telur yang cangkangnya sudah retak. Di antara tumpukan telur yang dijual, kamu sebaiknya jangan memilih telur yang retak walupun hanya sedikit.

Telur yang sudah retak sangat rentan terinfeksi kuman dan bakteri melalui cangkangnya. Begitu juga saat mendapati telur yang sudah retak walau sedikit. Retakan halus itu bisa membuat pori-pori cangkang terbuka dan udara akan masuk ke dalam. Hal ini bisa membuat telur menjadi mudah rusak dan busuk.

2. Pilih Telur yang Berwarna Pekat dan Cerah

Cara memilih telur yang bagus dan berkualitas selanjutnya adalah dengan memperhatikan warnanya. Perhatikan kulit telur dengan teliti. Jangan memilih telur yang memiliki lubang, bintik, retak, dan kilap. Telur yang mengilap menandakan bahwa telah disimpan terlalu lama dan telur yang memiliki bintik menandakan telah ditumbuhi jamur.

Sedangkan retak dan lubang menandakan proses pengumpulan yang tidak baik dan cenderung akan terinfeksi bakteri. Telur dengan kualitas baik memiliki cangkang yang berwarna pekat dan cerah. Hal ini menandakan telur masih segar.

3. Sorot Telur dengan Cahaya

Cara memilih telur yang bagus selanjutnya adalah dengan menyorotnya dengan cahaya. Kamu bisa mengecek telur dengan menyorotnya di bawah sinar lampu untuk melihat isinya. Kamu hanya perlu mendekatkan telur dengan cahaya lampu. Jika bagian dalam telur terlihat terang dan jernih, kuning telurnya berada di tengah dan tidak bebas bergerak, maka telur tersebut memiliki kondisi segar.

4. Perhatikan Ukuran Telur

Cara memilih telur yang bagus selanjutnya dilakukan dengan memperhatikan ukurannya. Pilihlah telur dengan ukuran yang tidak terlalu besar atau kecil. Karena telur dengan ukuran terlalu kecil umumnya berasal dari ayam yang masih muda dengan cangkang keras untuk melindungi isinya. Telur ayam muda juga cenderung memiliki ukuran kuning telur yang kecil.

5. Guncang Telur Secara Perlahan

Untuk memastikan telur itu masih dalam kondisi yang baik, kamu bisa mengocok telur. Kalau telur terasa bergerak-gerak dan di dalam telur mengikuti gerak kocok kamu, itu berarti telur sudah menandakan tidak baik lagi. Jadi cara memilih telur yang bagus adalah tidak terasa bergoyang dan tidak ada suaranya saat dikocok.

6. Cium Aroma Telur

Cara memilih telur yang bagus selanjutnya adalah dengan mencium aromanya. Telur yang memiliki kualitas baik tentunya tidak berbau busuk. Saat membeli telur, kamu perlu menciumnya terlebih dahulu. Caranya cukup dekatkan telur ke hidung, lalu cium aroma telur tersebut. Kalau aroma telur tidak enak atau busuk, itu sudah dipastikan bahwa isinya juga sudah tidak baik.

7. Rendam Telur di Air

Cara memilih telur berikut ini memang tidak bisa kamu lakukan sebelum membelinya, namun hal ini bisa kamu lakukan sebelum mengonsumsinya. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui apakah telur masih layak dikonsumsi atau tidak.

Caranya adalah dengan merendamnya di dalam air. Kamu hanya perlu memasukkan telur ke dalam gelas yang berisikan air. Jika telur berada dalam posisi tertidur saat masuk ke air, maka telur tersebut memiliki kondisi yang baik. Sebaliknya, jika telur terapung makan telur tersebut sudah busuk atau tidak layak untuk dikonsumsi.

8. Pecahkan Telur

Cara memilih telur yang bagus selanjutnya juga hanya bisa dilakukan di rumah, yaitu dengan memecahkan telur. Telur yang segar dan masih layak konsumsi memiliki kuning telur yang bulatnya masih sempurna, lapisan putih telurnya tebal dan kental. Tetapi kalau kuning telurnya sudah memencar kemana-mana atau berantakan dan putih telurnya encer, maka telur tersebut sudah tidak layak dikonsumsi.

Itulah beberapa cara memilih telur yang bagus dan berkualitas untuk dikonsumsi. Walaupun kamu sudah membeli telur, sebaiknya di rumah kamu tetap memeriksa apakah telur masih layak dikonsumsi atau tidak. Hal ini tentunya untuk menjaga kesehatan kamu dan keluarga.

Demikian pembahasan mengenai cara membuat kue bolu panggang agar mengembang. Semoga artikel ini untuk kalian yang ingin membuat kue bolu panggang . Dan jika kalian  membuat adonan kue, kalian bisa gunakan Mixer roti , agar lebih mudah membuat adonan kue dan tidak memakan waktu banyak. 

By Nur Janah

Saya adalah penulis di yentit.com yang memiliki minat yang besar terhadap perkembangan teknologi, terutama di bidang IT. Saya juga senang belajar hal-hal baru dan berbagi informasi seputar bisnis serta berbagai tips terbaru.