cara bikin gepuk daging sapi khas sunda

Jika kalian bosan dengan olahan rendang dan gulai anda bisa mencoba cara bikin gepuk daging sapi khas sunda dijamin isimewa.Buruan intip pengolahanya !

Cara Bikin Gepuk Daging Sapi Khas Sunda

Gepuk sapi adalah salah satu hidangan khas kuliner Jawa Barat yang memiliki rasa sedikit manis dan gurih.Biasanya olahan gepuk daging akan diiris searah dengan serat daging lalu direbus sampai setengah matang saja.

Daging sapi harus dipukul – pukul sampai tekstur daging nya menjadi agak empuk.Gepuk daging sapi ini nikmat dinikmati apabila di makan bersama dengan sambal pecel juga seporsi nasi hangat.

Gepuk Daging Sapi Khas Sunda

Bahan – Bahan :

  • 1 kg daging sapi bagian paha
  • 3 tangkai serai
  • 5 lembar daun salam
  • 5 lembar daun jeruk
  • 3 cm lengkuas
  • 3 sendok makan air asam
  • 1 liter santan kental
  • 1 liter kaldu daging sapi sisa rebusan
  • 100 gram gula merah
  • 1 sendok makan garam
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus :

  • 15 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 sendok makan ketumbar sangrai
  • 10 kemiri sangrai

Cara Bikin Gepuk Daging Sapi Khas Sunda :

1.Siapkan semua bahan.

2.Masukkan daging ke dalam panci yang sudah terisi air panas,biarkan daging direbus sampai mendidih bersama air.Kurang lebih selama3 jam sampai daging terasa empuk.Lalu angkat dan tiriskan,biarkan hingga daging menjadi dingin.

3.Iris daging yang sudah dingin sebanyak kurang lebih 25 irisan,jangan lupa di iris searah dengan serat.

4.Pipihkan daging dan geprek daging menggunakan alat,atau bisa juga menggunakan ulekan.

5.Daging yang sudah di geprek kemudian di gulung lalu diikat di bagian ujungnya menggunakan sebitan daun sereh kering atau tali bambu.

6.Tumis bumbu halus sampai harum lalu masukkan kaldu dan santan kental,panaskan dengan api yang kecil.

7.Jika adonan bumbu sudah panas segera masukkan daging lalu aduk sampai bumbunya mengering dan angkat secara perlahan.

8.Goreng daging dan bumbu nya sampai berwarna kecoklatan dalam minyak panas.Setelah matang angkat dan tiriskan.

9.Gepuk daging sapi khas Sunda siap dinikmati,sajikan bersama dengan srundeng atau taburan bawang goreng serta nasi akan menjadi lebih nikmat.

baca juga : Bumbu Saos Padang Seafood

Sejarah Empal Gepuk

Empal adalah salah satu sajian kuliner khas Sunda Jawa Barat.Menurut seorang sejarawan kuliner bernama Fadly Rahman empal gepuk berasal dari sekitar abad ke 15.

Pada zaman dahulu empal gepuk tidaklah menggunakan daging sapi melainkan dengan daging kerbau.Saat itu banyak masyarakat beragama hindu jadi sapi yang mereka anggap hewan sakral tidak dikomsumsi.

Lalu protein dalam olahan empal gepuk bukan berasal dari daging sapi melainkan dari daging kerbau.Setelah islam menyebar barulah daging sapi digunakan.

Catatan dari olahan empal gepuk ada dalam naskah kuno “Sanghyang Swawarcinta dan Sanghyang Siksa Kandang Karesian”dalam dua naskah ini empal gepuk banyak disebut.Di naskah juga disebutkan berbbagai teknik pembuatannya seperti tehnik menggepuk,mengempal dan mememarkan seperti yang kita kenal sekarang.

Tehnik mengempal daging tersebut berasal dari wilayah Priangan,kalau sekarang wilayah tersebut terdiri dari Sukabumi,Garut,Cianjur,Taksimalaya,Sumedang dan Bandung.

Tips Saat Potong Daging Supaya Cepat Empuk

Potong daging berbentuk dadu terlebih dahulu.Hal ini supaya proses pemasakan menjadi lebih mudah dan proses pengempukan daging terjadi lebih cepat.

Jika daging dipotong agak kecil seperti dadu maka waktu pemasakan empal hanya akan memakan waktu 1 jam sampai daging empuk.Jika tidak maka akan sampai kira – kira 2 – 3 jam hingga daging sapi benar – benar empuk.

Kalian bisa menemukan aneka resep empal gepuk daging sapi lainnya disini !

Apa kalian tertarik dengan resep cara bikin gepuk daging sapi khas sunda diatas? Sangat mudah bukan? Selamat mencoba !

By Merrin Ramadhanti

Saya adalah penulis di yentit.com yang memiliki minat besar dalam perkembangan teknologi, terutama di dunia IT. Saya juga senang belajar hal-hal baru dan senang berbagi informasi seputar bisnis serta berbagai tips terkini.